Dosen Universitas Riau berdaya saing dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Koto Benai
Foto: Ist
Dosen Universitas Riau Berdaya Saing dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Kreatif Bidang Perikanan dan Pariwisata di Desa Koto Benai, Kabupaten Kuantan Singingi
KOTO BENAI, RANAHRIAU.COM- Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan mengembangkan sektor ekonomi kreatif di bidang perikanan dan pariwisata, sekelompok dosen dari Universitas Riau yang diketuai oleh Ibu Dr. Ir. Eni Sumiarsih, M.Sc dengan anggota Bapak Dr. Ir. Adriman, M.Si, Ibu Isma Mulyani, S.Pi, M.Si dan Ibu Ika Fitria, S.Pi, M.Si dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Pekanbaru, telah menjalin kerjasama dengan Desa Koto Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, untuk menginisiasi program inovatif yang menjanjikan.
Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terintegrasi dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa, dimana mahasiswa yang terlibat adalah Mutiara, Ika Rosen Hutagalung, Siti Aisyah, Caesare, Rafael Purvanca, Enjelina Sihombing, Kathleen Julietta Tri Lude, Martina Apriani Sinaga, Salma Hassya dan Kevin Jonata Siboro sebagai Ketua dari Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas Riau.
Program pemberdayaan masyarakat ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendukung perkembangan potensi ekonomi perikanan dan pariwisata di desa tersebut.
Dalam program ini, dosen-dosen dari berbagai disiplin ilmu seperti perikanan, pariwisata, dan manajemen sumberdaya perairan bergabung untuk memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi lokal di Desa Koto Benai tersebut. Kolaborasi ini memungkinkan penerapan beragam pendekatan ilmiah dan keahlian yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama.
Salah satu fokus utama dari program ini adalah sektor perikanan dan pariwisata. Desa Koto Benai memiliki potensi perikanan yang kaya dengan sumber daya alam yang melimpah dan potensi parwisata yang cukup menjanjikan, namun belum dioptimalkan sepenuhnya. Melalui bimbingan dosen-dosen, masyarakat diajak untuk menerapkan praktik-praktik perikanan, ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan dan efisien, termasuk pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.

Di samping itu, sektor pariwisata juga menjadi sorotan dalam program pemberdayaan ini. Desa Koto Benai memiliki daya tarik warisan budaya dan makanan khas yang menjanjikan. Dosen-dosen membantu dalam menyusun rencana strategis untuk mengembangkan potensi pariwisata tersebut dengan pendekatan berkelanjutan, yang mengutamakan pelestarian lingkungan dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Kolaborasi antara dosen-dosen dan masyarakat Desa Koto Benai juga berfokus pada pelatihan keterampilan dan peningkatan kapasitas. Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan-pelatihan khusus dalam bidang perikanan dan pariwisata, sehingga mereka dapat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan industri.
Selain itu, program ini juga berusaha untuk membantu masyarakat dalam mengakses modal usaha dan pendanaan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mikro dan kecil di sektor ekonomi kreatif melalui dana CSR RAPP yang diinisiasi oleh Pak Misbah, beliau mewakili RAPP untuk kegiatan sosial di desa Koto Benai. Dosen-dosen dari Universitas Riau juga berperan aktif dalam memberikan konsultasi dan bimbingan untuk menyusun proposal dan perencanaan bisnis yang solid.
Pemerintah kabupaten juga memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan sektor ekonomi kreatif di desa tersebut.
Kepala Desa Koto Benai, Bapak Rasdianto menyatakan, "Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan dari para dosen Universitas Riau. Program ini membawa angin segar bagi masyarakat kami untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya di bidang perikanan dan pariwisata. Kami optimis bahwa program ini akan membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Koto Benai."
Para dosen yang terlibat dalam program ini juga merasa senang dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan berbagi pengetahuan serta keahlian mereka. Mereka berharap dapat melihat hasil nyata dari kolaborasi ini dalam jangka panjang dan memperkuat hubungan yang erat antara universitas dan masyarakat lokal.
Program pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif di Desa Koto Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas lokal dapat menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan. Dengan dukungan dan komitmen bersama, program ini diharapkan akan memberikan kontribusi nyata dalam memajukan sektor perikanan dan pariwisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat


Komentar Via Facebook :