Laporan Diterima, AMUK Minta Kapolda Riau Atensi Kasus PETI di Kecamatan Singingi Hilir
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Aktivis peduli lingkungan yang tergabung di dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Kuansing (AMUK), resmi melaporkan tambang emas Ilegal di desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi ke Polda Riau.
Surat Nomor :002/AMUK/VII/2023 dengan Perihal : Laporan Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Di Kabupaten Kuantan Singingi itu di terima oleh Petugas di Ruangan SETUM Mapolda Riau, Selasa (25/07/2023).
Hal tersebut dibenarkan oleh Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Kuansing (AMUK) Tio Afrianda, S.hub.Int saat dihubungi ranahriau.com Selasa (25/07/2023) sore.
" Benar, Aktivitas tersebut sangat jelas telah melanggar ketentuan UU No 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minerba" Terang Tio mahasiswa yang baru menyelesaikan Studi S1 nya di Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik UR itu.
" Kalau kita kaji dari sisi hukumnya, penambangan tersebut tidak mengantongi Izin Usaha Penambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), jadi jelas tambang emas tersebut Ilegal, dan melanggar ketentuan Pasal 158," Tambahnya
Masih dikatakan Tio, Bukan hanya dari sisi hukum, dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat kegiatan tersebut sangat lah fatal, diantarnya adalah penurunan kualitas lingkungan, dan pencemaran lingkungan. Selain itu juga perpengaruh pada aktivitas masyarakat disekitar tambang.
" Kami berharap agar laporan kami ini menjadi Atensi Bapak Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal untuk menertibkan Aktivitas PETI dan mengungkap siapa Dalang (Beking) dibalik Aktivitas Ilegal yang beroperasi di Desa Tanjung Pauh Tersebut," tegasnya.
Tidak hanya di Desa Tanjung Pauh, Tio dan kawan-kawan juga melampirkan Bukti Foto kegiatan Penambangan emas secara Ilegal di beberapa Desa yang berada di Singingi Hilir.
" Ya, Kalau tuntutan kami tidak diindahkan dalam waktu 7x24 jam, maka kami akan gelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan tuntutan kami secara langsung di depan Mapolda Riau," tutup Tio


Komentar Via Facebook :