Miris.. BUMD Riau Minim Kontribusi
PEKANBARU, RanahRiau.com - Komisi C DPRD Riau, bertugas melakukan pengawasan bidang perekonomian dan keuangan daerah, kembali memanggil Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Riau terkait perkembangan Badan Usaha Milik Daerah.
Menurut Musyafak Asyiqin, wakil ketua Komisi C DPRD Provinsi Riau, BUMD sejauh ini belum melakukan evaluasi terhadap usaha milik daerah dengan cermat dan tepat. Sebab, kata dia, masih banyak BUMD yang tidak memberikan kontribusi untuk daerah.
"Hasil hearing dengan biro ekonomi, dari dulu sudah diminta melakukan evaluasi sejauh mana perkembangan nya, tapi belum juga ada hasilnya" kata dia, saat di wawancarai reporter ranahriau.com, Kamis, 2/1/17, di Ruang Komisi C DPRD riau.
Ia memandang, Badan Usaha Milik Daerah yang seharusnya mendapatkan untung (Provit,red) justru hingga sekarang hasil yang diberikan untuk daerah sangat rendah sekali.
"Artinya BUMD itu orientasi nya mencari keuntungan, namun kalau kita lihat sekarang kontribusi BUMD untuk daerah rendah sekali," Sergahnya.
Selanjutnya, saat di tanyai mengenai kelanjutan BUMD yang tidak memiliki kontribusi bagi daerah, dia menjawab, lebih baik tidak usah dipertahankan. pasalnya, akan menjadi beban APBD setiap Tahunnya.
"Jika tidak berkontribusi maka, buat apa dipertahankan, akan menjadi beban APBD, Krn pendapatan daerah harus menyumbang besar untuk daerah." Pungkasnya.(Fes)


Komentar Via Facebook :