Normalisasi Sungai

Inhil Butuh Kapal Keruk

Inhil Butuh Kapal Keruk

PEKANBARU, RanahRiau.com - mulai terjadinya pendangkalan sungai di Kabupaten Indra Giri Hilir (Inhil), sebabkan masyarakat penghasil  kelapa mengeluh. Pasalnya, apabila sungai menjadi dangkal, pertumbuhan pohon kelapa akan menjadi tidak berkualitas. Demikian hal ini dikatakan Anggota DPRD Provinsi Riau, Agus Triansyah kepada pewarta.

"Saya banyak menerima laporan dari masyarakat setempat mengenai pendangkalan sungai sungai di kabupaten inhil yang berpengaruh pada perkembangan pohon kelapa yang tidak bisa tumbuh dengan baik. Akibatnya pohon kelapa milik masyarakat disana tidak dapat berproduksi maksimal, berdampak pada turunnya pendapatan petani kelapa di daerah inhil." jelas dia.

Menurutnya, untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan normalisasi sungai sungai yang mengairi area perkebunan masyarakat.  Oleh karena itu, kata dia, dibutuhkan pengadaan kapal keruk.

"Kapal keruk itu di butuhkan untuk melakukan normalisasi sungai sungai yang ada di kabupaten Inhil." tukasnya

Kendati sudah mendapatkan bantuan alat berat pengeruk tanah (Excavator,red) dari Pemerintah Provinsi Riau,  menurutnya, tidak optimal, sebab pendangkalan sungai sudah tinggi.

Oleh karena itu, Anggota DPRD Riau Dapil Inhil ini merencanakan untuk menganggarkan di APBD Tahun anggaran 2018, terkait pengadaan kapal keruk di kabupaten Inhil sebanyak dua unit.

"Alat pengeruk tanah seperti excavator, bantuan dari provinsi sudah bekerja di sana, namun tidak optimal karena pendangkalan sungai sudah tinggi sehingga memerlukan kapal keruk untuk mengeruk sungai di daerah itu, maka nya saya sedang mengupayakan pengadaan kapal keruk melalui dinas terkait di provinsi, sebanyak dua unit." katanya

Jika terealisasi, masyarakat Inhil yang bermata pencaharian petani kebun kelapa sangat terbantu, dan mampu meningkatkan harga jual kelapa kedepan nya.

"Berharap pengadaan kapal keruk itu dapat terealisasi di apbd riau 2018, sehingga petani kebun kelapa di kabupaten inhil dapat tertolong, produksi buah kelapa mereka dapat kembali tinggi."Tutupnya.(Fes)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :