Optimis bangun Negeri dalam bidang Infrastruktur, Kabupaten Meranti bakal tarik para Investor
Foto: Ist
MERANTI, RANAHRIAU.COM-Dalam tahun 2022 hingga 2023 Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kepulauan Meranti sudah membangun berbagai Infrastruktur baik akses jalur tempuh, rumah layak huni maupun pemanfaatan untuk masyarakat hingga perlahan akan menarik penyedia modal (Investor) untuk deposit dan berpatisipasi dalam kerja sama membangun Meranti. Ahad (02/04/2023)
Ini disebabkan prioritas dinas PUPR untuk tahap realisasi pembangunan benar-benar begitu baik dalam mencari solusi yang masyarakat butuhkan, dapat memberi dampak positif kepada masyarakat seperti, membangun ratusan unit rumah layak huni untuk warga yang tidak punya tempat tinggal, perbaikan kerusakan dan jalan serta sumber penyedia air bersih.
Melalui alokasi anggaran pusat dengan berbagai pagu anggaran diperuntukan infrastruktur Meranti tak hanya dipoles tapi mengupgrade sistem dengan inovasi yang dibuat PUPR melalui menyerap keluh masyarakat yang berdampak saat terjadi curah hujan. Jalan Imam Bonjol dan pusat pembelanjaan sandang pangan adalah salah satu contoh prioritas PUPR dari program tersebut. Banyaknya genangan air ketika curah hujan bahkan berhari-hari lamanya, dengan metode mencari titik permasalahan menguras sampah sungai dan mengebor lokasi penyumbatan yang ada pada saat banjir, setelah itu proses diselesaikan hanya hitungan jam saja air mengenang padahal, sebelumnya sampai berhari-hari.
Tak hanya itu mulai dari pusat kota hingga perkampungan desa, pengerjaan berjalan mulus seperti, perbaikan jalan dalam waktu kurun waktu 24 jam, realisasi jalan Aspal Goreng (Hotmix), Semeninasasi, Drainase, box Colvert serta Spam dan masih banyak lagi yang dikerjakan PUPR meranti untuk hal yang positif dan membangun.
"Kita sudah selesaikan permasalahan genangan air saat curah hujan di pasar jalan Imam Bonjol itu, dengan mencari titik permasalahan hingga melakukan pengeboran dan pengurasan sampah di sungai,"Ujar Fajar Triasmoko, MT menjabat sebagai Plt Kadis PUPR Kepulauan Meranti.
Fajar bersyukur untuk proses pencarian dalang air mengenang dan banjir itu bisa ditemukan serta terselesaikan, "Alhamdulillah dengan proses yang cukup panjang dan kerjasama tim kami berhasil menemukan titik permasalahan tersebut, sungai yang dulu tercemar dan terisolir sekarang berubah serta masyarakat melihatnya tidak takut lagi karena bersih dan tak ada genangan sampai di dalamnya, "Kata Fajar.
Dikatakan, saya akan menyulap parit atau sungai tersebut menjadi lebih menarik dan masyarakat tak bosan atau jijik ketika melewati nya karna kita perhitungkan sugai tersebut apabila di cat akan menjadi menarik (menjadi objekwisata) serta dapat menarik investor ketika singah ke meranti" sambungnya.


Komentar Via Facebook :