Pemulangan Bakso ke Negara asal bukan karena dicampur Babi, hanya Miskomunikasi Importir

Pemulangan Bakso ke Negara asal bukan karena dicampur Babi, hanya Miskomunikasi Importir

Foto: ist

SELATPANJANG, RANAHRIAU.COM - Karantina Pertanian dan Hewan Serta Bea dan Cukai Kepulauan Meranti berikan sanksi administrasi dan pemulangan produk olahan makanan ke Negara asal Malaysia bukan karna bakso bercampur daging babi, hanya kesalahpahaman importir terhadap aturan yang berlaku, Jumat (24/03/2023). 

Dugaan beredar bahwa bakso babi tersebut dicampur sama bakso daging sapi dan ayam itu sempat jadi asumsi publik. Faktanya, frezeer daging tersebut berbeda dan tidak dalam satu kemasan seperti yang beredar dimedia sosial baru-baru ini. Petugas dalam hal ini sudah memeriksa terkait permasalahan dengan memberi sanksi kepada importir serta memberi pembinaan.

Kepala Penanggung jawab Karantina Pertanian dan Hewan daerah Kepulauan Meranti Aziz Nasution membeberkan terkait pelaku importir tersebut mengaku tidak mengetahui sama sekali soal prosedur aturan tersebut. "Terhadap ini kita juga sudah lakukan pemeriksaan terkait importir ini, mereka mengaku tidak mengetahui prosedur aturan bahan olahan makanan seperti apa. Mereka mengira, Karantina ini hanya mengatur soal bahan hewan yang segar saja. kemudian mereka juga adalah importir dan exportir dan sedikit banyak mereka juga ada mengetahui soal aturan yang berlaku dikarantina", ujarnya. 

Dikatakan, pemulangan daging kenegara asal disebabkan tidak mengantongi izin serta dokumen yang lengkap membuat bahan olahan makanan tersebut harus  segera ditindak dan dikembalikan kenegara asal, "Nanti kami akan lakukan pembinaan kepada pelaku importir ini."Tambahnya. 

Ditambahkan Aziz dalam keterangannya produk olahan makanan bakso yang mengandung daging halal sebagai berikut. Daging sapi 430 kg, Bakso daging ayam 36 kg, Popcorn ayam 20.88 kg, Chicken franks for 19.20 kg, frozen salted chicken 242 kg, chicken popcorn original 3 kg, Ramley burger lembu 1.2 kg, crispy chicken finger 17 kg, nugget ayam 0.5 kg. Bakso yang mengandung daging non halal Fhuzou fish ball pork 6.38 kg, Ramley Burger lembu 1.2 kg, Crispy chicken Finger 17.00 kg, Golden coin dry meat 5.00 kg, Pork meat ball 1.2 kg, Bacon anizet 0.5kg, bacon sesame 0.4kg. 

Sementara itu, Ega dari Pihak Bea dan cukai penindakan dan penyelidikan Selatpanjang, menggungkapkan sanksi administrasi sebesar 25 juta rupiah. "Sanksi dari pihak kami adalah sanksi administrasi sebesar Rp 25.000.000. ". singkatnya. 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :