Rencana MoU IA ITB
Ketua IA ITB Riau, Hj Mimi Lutmila Sebut, Kampar Jadi Prioritas
Hj Mimi Lutmila Bersama Pj Bupati Kampar, Dr H Kamsol
Tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2022 no 4 menunjukkan komitment presiden jokowi untuk menghapus kemiskinan ekstrem menjadi nol pada tahun 2024 serta Perpres no 120 tahun 2022 tentang percepatan pembangunan infrastruktur jalan jembatan, gedung sekolah turap bendungan irigasi auditorium, pariwisata dan pondok pesantren.
Melalui Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Provinsi Riau bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kampar akan melakukan MoU untuk merealisasikan hal tersebut.
KAMPAR, RANAHRIAU.COM - Ketua IA ITB Provinsi Riau, Hj. Mimi Lutmila, S.Si Menegaskan, sebagai anak daerah (Orang Kita) yang lahir dan besar di Riau, sudah menjadi kewajiban membangun daerah dan turut memberikan kontribusi nyata dalam hal mengentaskan kemiskinan.
Dan Melalui IA ITB, dirinya membawa program dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan infrastruktur serta program penghapusan kemiskinan extrem di Kabupaten Kampar.
"MoU yang akan kami lakukan itu fokus untuk membantu percapatan infrastruktur nasional, karena secara data, kampar termasuk salah satu daerah yang memiliki desa terbanyak dan juga memiliki angka kemiskinan exstrim yang masih tinggi, nah tentunya dengan inpres dan perpres yang terbaru di bulan september itu, maka kampar menjadi target utama agar di 2024 kemiskinan extrem menjadi nol." Paparnya kepada ranahriau.com, Senin, (24/10/2022) di Kampar.
Dari hasil pertemuan dengan Pj. Bupati Kampar, Dr.H. Kamsol, Hj. Mimi Lutmila juga menyebutkan, angka kemiskinan ekstrem sebanyak 15 ribu yang berada di 23 desa sangat tertinggal di kampar kiri hulu, dan 9 desa di kawasan Suaka margasatwa rimbang baling terisolir dari pembangunan karena kebijakan pembatasan pembangunan fisik.
Sementara, 14 desa lainnya berada di daerah yg sulit dijangkau karena persoalan infrastruktur.
"Ini data yang kami terima, dan dari data itu akan kami jadikan dasar untuk bekerjasama nantinya dengan Pemkab Kampar," Sebutnya.
Selain itu juga, Hj. Mimi Lutmila Mengungkapkan, IA ITB Riau akan melakukan MoU yang direncanakan pada tanggal 25/10/2022 besok dibalai Bupati Kampar.
"Saya selaku Ketua IA ITB memberikan apresiasi kepada Bapak Pj. Bupati Kampar, dan rencana MoU besok itu akan mengundang seluruh OPD forkompinda DPRD dan seluruh alumni ITB Riau serta tokoh masyarakat Kampar," Imbuhnya.
Ditambahkan lagi, dari diskusi dengan PJ. Bupati Kampar, kata dia, untuk fokus dan lokus maka Pj. Bupati langsung menugaskan kadis PUPR Untuk melengkapi proposal batu tilam dengan usulan jalan jembatan ke desa desa wisata lainnya, seperti pangkalan kapas, tanjung permai, lubuk ligau, muara selayar dua sepakat sampai ke ludai, balung dan tapung.
"Terungkap juga rencana untuk mengaktifkan masterplan LPTQ menjadi sasana budaya lengkap dengan auditoriumnya. Pembangunan islamic center, istana kesultanan kampa dan danau rusa masuk dalam prioritas yg dikerjasamakan dengan ikatan alumni itb dalam rencana MoU nanti." Ucapnya.
Dari semua rencana tadi, Hj. Mimi Lutmila menyampaikan lagi, yang menjadi prioritas bersama adalah Program Bapak Angkat, Anak Stunting serta penanganan anak tidak sekolah.
"Pj bupati kampar juga menyebutkan program bapak angkat anak stunting dan penanganan anak tidak sekolah menjadi prioritas bersama." Urainya.
Diakhir, Ketua IA ITB Riau ini berharap, dengan keberadaan alumni ITB dapat membantu memberikan sumbangsih untuk kampar dan mensukseskan program pembangunan, serta kemiskinan Ekstem menjadi nol di tahun 2024 mendatang.
"Ini sudah kami lakukan dengan langkah nyata bersama ibu yanti suryanti atau dikenal dengan ibu yanti kerlip." Tandasnya.


Komentar Via Facebook :