Gegara Absen Gotong Royong, Penerima BLT Ini Diduga Namanya Dicoret

Gegara Absen Gotong Royong, Penerima BLT Ini Diduga Namanya Dicoret

Kecewa, Kalimat ini terucap dari penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Ranah Singkuang, Kampar Riau, Anehnya, hal itu disebabkan gegara tidak ikut Gotong Royong

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Adalah Yogi, salah satu warga desa ranah singkuang menuturkan, Dirinya bersama sejumlah penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sangat kecewa.

Padahal, dari pengakuan Yogi, dirinya sudah dua kali mengikuti Gotong Royong, dan hanya karena satu kali tidak mengikuti, namanya langsung  tidak ada dari daftar penerima BLT.

"Saya diberitahukan oleh Pak Kadus, nama saya untuk daftar bantuan langsung tunai atau BLT sudah terdaftar, dan harus ikut gotong royong  kegiatan desa, sementara saya sudah dua kali ikut, karna kata kadus itu ketentuannya mendapatkan BLT, Nah ketika ketiga kalinya, saya ada kegiatan lain tidak bisa datang, di situlah saya di bilang karna tidak ikut gotong royong tidak bisa terima Bantuan langsung tunai," Ucapnya, saat dikonfirmasi ranahriau.com, (12/10/2022).

Menurut dia, Alasan yang disampaikan kepala dusun itu tidaklah masuk akal, Pasalnya, dalam ketentuan penerimaan BLT secara nasional tidak disebutkan syarat mendapatkan BLT harus mengikuti Gotong Royong sebanyak tiga kali dan atau sejenisnya.

"Alasan Kepala dusun ini terlalu mengada ada dan tidak masuk akal, masa karena tidak ikut gotong royong langsung  nama saya tidak ada lagi di daftar , memangnya ada aturan secara nasional yang mewajibkan penerima BLT wajib Ikut Gotong Royong.?" Cetusnya.

Sementara itu secara terpisah, Syafrizon seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ranah Singkuang menukas, setiap nama yang sudah dibawa ke forum itu tidak ada perubahan, sesuai hasil musyawarah.

"Kami sudah ajukan nama nama yang sudah di musyawarahkan melalui forum dan kades, hasilnya tidak ada perubahan, tapi seiring waktu kenapa bisa ada perubahan, harusnya ada pemberitahuan jika ada perubahan, saya saja tidak mengetahui adanya perubahan apalagi dengan alasan tidak ikut gotong royong," Sebutnya.

Masih terkait hal itu, Kepala Desa Ranah Singkuang, Kamarudin saat dikonfirmasi, Membantah jika pihaknya tidak memberikan nama penerima BLT. disebutkan ia, semua nama penerima sudah disepakati dan tercatat dalam berita acara saat dikirim ke Pemerintah Desa.

"Semua nama sudah di sepakati melalui forum dan tokoh desa, tidak ada perubahan, semua sudah di tanda tangani BPD. dana bantuan langsung tunai sudah di serahkan kepada si penerima ada 86 orang. Dan laporan berita acara sudah di kirim ke Pemdes." Bantahnya.

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :