Solusi Pengurangan Sampah Plastik
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau gelar sosialisasi Ecobrick ke masyarakat di desa Tambak Pelalawan
DESA TAMBAK, RANAHRIAU.COM- Kukerta balek kampung UNRI desa Tambak melaksanakan sosialisasi pengolahan sampah plastik dengan metode Ecobrick ke SDN 002 Tambak sebagai bentuk pengurangan sampah plastik di lingkungan terutama di lingkungan sekolah, Jumat (05/08/2022).
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh siswa/i SDN 002 Tambak, guru SDN 002 Tambak, Kelompok Kukerta UIN Suska Riau, Kelompok kukerta Integrasi UNRI, dan pihak Masyarakat Peduli Api (MPA).
Ecobrick merupakan istilah yang digunakan untuk menamai hasil pengelolaan sampah plastik yang menjadi sebuah bata. Ecobrick adalah botol plastik yang diisi padat dengan limbah non biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Ecobrick mampu memberikan kehidupan baru bagi limbah plastik. Ecobrick adalah cara lain untuk utilisasi sampah-sampah tersebut selain mengirimnya ke landfill (pembuangan akhir).
Penggunaan Ecobrick ini cukup efektif dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan terutama di lingkungan SDN 002 Tambak. Metode Ecobrick sendiri masih terbilang baru sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui penggunaan dan cara pembuatannya.
Berikut cara pembuatan Ecobrick.
Botol plastik apa pun dapat digunakan untuk membuat Eco-brick. Siapkan botol plastik, sampah non organik dan non biologi, gunting dan kayu/tongkat untuk memadatkan, pada proses pembuatannya ada beberapa hal yang perlu diketahui:
· Botol harus dalam keadaan bersih dan kering.
· Sampah plastik harus dalam keadaan bersih dan kering untuk menghindari bakteri tumbuh di dalam botol Ecobrick.
· Putar dan tekan-tekan tongkat dan pastikan bahwa isinya padat dan merata di seluruh botol. Ini membantu memastikan bahwa botol tidak memiliki rongga dan memiliki sifat padat yang mirip dengan balok beton.
Ecobrick yang telah dipadatkan dapat dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti disusun dan diperkuat dengan semen sehingga dapat membangun ruang-ruang hijau bagi masyarakat. Selain itu, dengan kepadatan yang baik, Ecobrick dapat dibentuk dan digunakan sebagai furniture didalam rumah seperti meja, kursi dan tempat sampah.
Sosialisasi Ecobrick kepada siswa/i SDN 002 Tambak diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mengenai dampak buruk dari sampah plastik dan mampu bertindak sesuai kemampuannya dalam mengurangi sampah plastik.


Komentar Via Facebook :