Simpul Jaringan Riau dan Admin Suara Riau taja Kopi darat dan Diskusi bahas kondisi Riau terkini
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Dalam rangka menjembatani pandangan dan ide serta sebagai salahsatu media diskusi antar masyarakat Riau khususnya generasi Muda tentang perkembangan terkini Riau yang sudah lama terjalin lewat jaringan sosial WhattsApp Grup, Simpul Jaringan Riau (SIJARI) beserta Admin WhattsApp Grup Suara Riau gelar Kopi Darat dan Diskusi Publik yang dilaksanakan di Wareh Kupie Arifin Ahmad Pekanbaru, Sabtu (18/06/2022).
Dalam Diskusi yang mengangkat Tema ''Riau Kekinian, Keresahan, Peluang dan Tantangan dalam Perspektif, Ekonomi, Politik dan Budaya''ini diikuti oleh para peserta diskusi yang berasal dari Mahasiswa, Tokoh Muda Lintas Generasi dan Komunitas serta Tokoh masyarakat ini juga turut hadir tiga Pembicara yang berasal dari berbagai Profesi dan kesibukan diantaranya ; DR.drh.H.Chaidir, MM dari Tokoh Masyarakat dan Ketua FKPMR, Viator Butar-Butar selaku Pengamat Ekonomi, dan Ade Hartati, M.Pd dari Anggota DPRD Riau dengan Moderator Muammar Khadafi, S.Sos, M.Si yang mengatur jalan lalu lintas peserta Diskusi.
Dalam Pemaparannya, Para Narasumber berbagi pendapat dan pengamatan tentang Perkembangan terkini Riau baik dari segi Ekonomi, Politik dan budaya. DR.drh.Chaidir dalam penjelasannya menyampaikan Ekonomi, Politik dan Budaya adalah sebuah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, Chaidir juga mengatakan bahwa apa yang menjadi keresahan masyarakat Riau pada hari ini adalah karena perubahan masyarakat yang begitu cepat.
''Mengapa hari ini masyarakat Riau resah dan gelisah, hal ini karena perubahan masyarakat yang sangat cepat ini membawa bangsa ini menuju landasan yang anehnya kita tidak tau ujungnya dimana'', ujarnya.
Chaidir juga menambahkan permasalahan yang terjadi di Negara Indonesia khususnya Riau ini karena banyaknya waktu yang terbuang akibat membahas masalah personal, ''Gejala dan fenomena ini ini tidak hanya terjadi Negara kita akan tetapi juga hampir terjadi di banyak negara lain'', ungkapnya.
Oleh karena itu Tokoh yang juga pernah menjabat sebagi Legislator Lancang kuning ini mengatakan sangat penting untuk melakukan pembenahan dalam sektor manajerial secara umum, ini yang harus dianalisis secara bersama, ''Jika budaya ini dibiarkan maka akan menjadikan masyarakat kita kehilangan norma, arah dan pegangan serta tingkat kepercayaan masyarakat yang rendah karena tidak adanya sikap saling percaya antara satu dengan yang lainnya'', paparnya.


Komentar Via Facebook :