Acara Pembukaan Berlangsung Meriah..! Panitia Mengeluh

Acara Pembukaan Berlangsung Meriah..! Panitia Mengeluh

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Penyelenggaraan pacu perahu bermuatan 5 orang atau disebut juga oleh warga Desa Sukaraja Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) dengan sebutan 'pacu jalur mini' tingkat kabupaten yang ditajah Pemkab Kuansing di gelanggang Telaga Dapur Umum Sukaraja, menuai keluhan dan kritikan.

Selain keluhan mengenai anggaran oleh panitia, kritikan terhadap kebijakan pemerintah daerah Kuansing juga menjadi buah bibir di ruang publik, yang tentunya dari masyarakat kabupaten Kuansing.

Pembukaan Pacu Jalur Mini di Desa Sukaraja itu berlangsung meriah. Sebab, acara tersebut dibuka langsung oleh Plt bupati Kuansing, Drs. H. Suhardiman Amby Ak MM, Jum'at (03/06/2022) pagi.

Tidak sendiri. Suhardiman Amby hadir bersama rombongan, seperti Waka I dan Waka II DPRD Kuansing, Anggota DPRD Kuansing Solehuddin, S.Sos, Darwis, ST, Gusmir Indra, Yuniwarti, Ketua KONI Andi Cahyadi, Anggota DPRD Provinsi Riau Mardianto Manan, Kepala OPD di lingkungan Setdakab Kuansing, para Camat, serta unsur Forkompimda dan tamu undangan lainnya.

Kehadiran Suhardiman Amby bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat Desa Sukaraja, dan berlangsung meriah, tak ubahnya seperti acara pembukaan pacu jalur di event nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan.

Meriahnya acara penyambutan orang nomor satu di Kuansing beserta rombongan itu tentu sudah menjadi tujuan utama dari panitia pelaksana kegiatan meski masih adanya unek-unek yang terselubung dari panitia mengenai anggaran.

Salah seorang panitia pelaksana, Badu (nama samaran) mengaku semua anggaran yang dianggarkan oleh Pemda Kuansing hingga kini belum sampai ditangan panitia.

"Itulah pusingnya kami sebagai panitia sekarang, anggaran yang disediakan oleh Dinas pariwisata Kuansing sebesar Rp.75 juta itu belum sampai ke kami. Untuk acara penyambutan bupati beserta rombongan tahun ini memang tidak sedikit. Semuanya kita sewa. Tengoklah, tak jauh berbeda seperti di event nasional di Teluk Kuantan," akuh Badu.

Badu menambahkan, "Sebelumnya panitia sudah mengusulkan kalau memang prosedur penyaluran anggaran untuk penyelenggaraan kegiatan ini dari pihak Pemda sendiri yang ambil alih, lebih baik panitia pelaksana dari Pemda saja. Artinya, kami masyarakat Sukaraja cukup sekedar membantu dan menyediakan fasilitas atau gelanggang pacu saja," ucap Badu.

"Kabarnya Pemda akan mentransfer anggaran hadiah sebesar Rp 33juta ke rekening perwakilan peserta pemenang nantinya. Mulai dari pemegang juara satu sampai peringkat enam. Hari ketiga nantinya sudah kita siapkan nomor rekening masing-masing perwakilan peserta pemegang juara satu sampai peringkat enam, sesuai dengan permintaan pihak Pemda," pungkas Badu.

Masyarakat Menyayangkan Kebijakan Plt bupati Kuansing, Suhardiman Amby

Selain keluhan Badu, masyarakat Kuansing, Rido juga menyayangkan kebijakan Plt bupati Suhardiman Amby melalui Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kuansing dalam penyelenggaraan pacu jalur mini tahun ini. Sebab, tahun ini tidak diadakannya pacu jalur mini di Tepian Narosa Teluk Kuantan yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.

" Saya sebetulnya sangat mensupport kegiatan pacu di Sukaraja, malah itu lebih baik. Supaya masyarakat kita yang jauh dari Sungai Kuantan bisa mendayung. Yang saya sayangkan tahun ini tidak diadakannya pacu jalur mini di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Padahal sudah menjadi agenda rutin setiap tahun," tulis Rido.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kuansing, Drs. Azhar, M.M., CPM., dikonfirmasi ranahriau.com terkait seperti apa prosedur penyaluran anggaran yang telah direncanakan pihaknya pada Pacu Jalur Mini di Sukaraja tersebut, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.

Untuk diketahui, anggaran pacu jalur dimasing-masing kecamatan dan pacu jalur mini tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp. 75 juta. Sedangkan untuk pacu jalur event nasional di Teluk Kuantan sudah dipersiapkan Pemda Kuansing sebesar Rp 600 juta.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :