Soal Pelabuhan Camat Yang Tidak Layak, Pihak Terkait Beri Penjelasan

Soal Pelabuhan Camat Yang Tidak Layak, Pihak Terkait Beri Penjelasan

Ilustrasi (Net)

MERANTI, RANAHRIAU.COM - Sambungan dari Berita RanahRiau.com sebelumnya yang berjudul "Pelabuhan Camat Tidak Layak Digunakan bisa Menyebabkan Korban Jiwa" Kabupaten Kepulauan Meranti,Riau.

Selatpanjang. pelabuhan camat ini sudah sangat memprihatinkan terpantau awak media kondisi pelabuhan saat ini sudah Ambruk dan retak retak. Faktor alam seperti gelombang air laut dan hentakan muatan Bongkar muat mengikis perlahan pondasi-pondasi serta jambatan yang sudah ambruk sebelumnya 

Bersisakan perkiraan 60 persen lagi yang masih bertahan (itupun kondisinya sudah tidak layak) dan 40 persenya sudah ambruk hancur tenggelam. Resiko Bongkar muat dipelabuhan tersebut Bisa Meraup Nyawa seseorang apabila terus menerus Bongkar muat dipelabuhan tersebut

Melihat lokasi yang sudah memperhatinkan awak media mencoba konfirmasi kepada pihak terkait mengenai hal tersebut 

Dinas Perhubungan (Dishub) Ginting Kepala dinas (kadis) Menyebutkan, belum ada dari pihak kami melakukan Pengawasan dan peneguran terhadap oknum aktivis Bandel yang masih melakukan kegiatan Bongkar Muat.

Coba konfirmasi dulu ke pihak KSOP jelas ginting
Melalui via Telpon seluler Whatsapps. (31Mei2022)

Lanjut, Dari Pihak Kantor Kesyahbandar Otoritas Dan Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Kepulauan Meranti. Ade selaku Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut Dan Usaha Pelabuhan. Mengetahui hal ini
Menjelaskan Bahwa Dari pihak KSOP belum ada penindakan dan Pengawasan namun, pelabuhan tersebut sudah ditutup, "Ujarnya

Ade berharap agar pemerintah bisa Membangun Pelabuhan baru dan bisa menjaga stabilitas ekonomi bagi masyarakat khususnya buruh di meranti
Pasalnya walaupun ditutup tetap juga mereka akan melakukan bongkar Muat disana.jelasnya, (01/06/2022)

Apakah harus ada korban dulu baru beraksi sebut salah satu masyarakat yang tak ingin disebutkan namanya.

Mengetahui Hal ini Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Taufik selaku Komisi ll. mengenai aktivitas bongkar muat di pelabuhan camat sudah sangat sering di lakukan rapat dengar pendapat bersama Dinas Perhubungan, Persatuan buruh namun mereka masih juga melakukan kegiatan tersebut

InsyaaAllah kami usahakan lagi melakukan rapat penegasan kepada dishub, dinas PU dan Persatuan buruh Pelabuhan camat langkah apa akan kita buat dan putuskan, mengingat di pelabuhan camat itu adalah kesinambungan hajat hidup orang banyak.
Paparnya 

Tak sampai disitu Bupati Kabupaten kepulauan Meranti H.M.Adil masih melihat pesan saja dan tidak memberi tanggapan apa apa.

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :