Tiga Investor Berniat Bangun PLTA Lubuk Ambacang
KUANTAN SINGINGI, RanahRiau.com - Niat sejumlah investor untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kuantan sudah mulai berunculan. Dalam kurun waktu 1 tahun ini setidaknya ada dua investor yang telah melakukan survey lapangan ke daerah hulu sungai di Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing.
"Sebenarnya ada tiga investor yang berniat, tapi baru dua investor yang telah melakukan survey," kata wakil Bupati Kuansing, H Halim belum lama ini.
Pada hari Ahad (30/10/16) kemarin, salah satu perusahaan dari China telah melakukan survey ke kawasan tersebut. Tim dari perusahaan tersebut juga disambut baik oleh Bupati dan Wakil Bupati Kuansing.
Rencana pembangunan PLTA Lubuk Ambacang Hulu Kuantan itu merupakan tindak lanjut dari program pemerintahan Presiden Jokowi untuk membangun pembangkit listrik sebesar 35.000 MW dalam kurun waktu 10 tahun kedepan.
Untuk menunjang niat pemerintahan Jokowi dalam merealisasikan niatnya untuk menambah pembangunan pembangkit listrik ditanah air, Kabupaten Kuansing Provinsi Riau memiliki sumber daya alam serta potensi yang dapat dimanfaatkan untuk sumber energi listrik bertenaga air tersebut.
Potensi alam tersebut berada di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan Provinsi Riau. Bentangan Sungai Kuantan yang cukup panjang, diyakini bisa menghasilkan listrik sebesar 135 MW. Hal ini berdasarkan hasil survey dalam bentuk Detail Enginering Desain (DED) yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tahun 2015 lalu.
Untuk mendorong terealisasinya PLTA tersebut, Wakil Bupati Kuansing Zulkifli (sekarang mantan wakil bupati,red) beberapa waktu lalu telah melakukan koordinasi dengan Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Direktur Pengembangan PLN di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, mereka menyambut baik permohonan pembangunan PLTA di Desa Lubuk Ambacang itu.
"Dengan adanya pembangunan PLTA ini kedepannya dapat menutupi kekurangan pasokan energi listrik khususnya di Provinsi Riau dan wilayah sekitarnya," ucap Zulkifli kepada riauterkinicom beberapa waktu lalu.
Zulkifli menjelaskan, untuk pembangunan PLTA dikawasan Lubuk Ambacang itu diperkirakan akan menelan anggaran negara sebesar Rp3,8 triliun.
"Bisa jadi pemerintah pusat akan membangunnya langsung atau swasta nantinya. Kalau masalah teknisnya itu nanti urusan pemerintah pusat, yang penting potensi alam itu bisa menghasilkan listrik demi kemakmuran rakyat," tutur Zulkifli.
(Sumber : Riauterkini.com)


Komentar Via Facebook :