Arif Anugrah: Desa Senggoro Siap Ikut Festival Tradisi Budaya Lampu Colok Tahun 2022

Arif Anugrah: Desa Senggoro Siap Ikut Festival Tradisi Budaya Lampu Colok Tahun 2022

Ketua Pelaksana Arif Anugrah dan Pemuda Desa Senggoro di Lokasi Menara Colok

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Lampu Colok yang setiap tahunnya di gelar di Kabupaten Bengkalis merupakan budaya turun temurun yang biasanya dipasang pada malam 27 ramadhan atau malam 27 likur yang menghiasi serta merangkaikan rupa bentuk corak gambar bernuansa berbagai bentuk. 

Pada malam ke 10 ramadhan, tepatnya di Dusun II, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, baik itu remaja dan tokoh pemuda dengan antusiasnya mempersiapkan menara colok sebagai tradisi di Bengkalis. 

Ketua Pantia Zulkifli melalui Ketua pelaksana Arif Anugrah menyampaikan, pada tahun 2022 ini kita menyiapkan hampir 6000an kaleng colok dengan desainnya berbentuk Masjid. 

"Tak hanya malam ini, star dari awal bulan ramadhan dan setiap malam sudah dikerjakan bersama-sama sekaligus mempersiapkan untuk mengikuti event festival pertandingan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Bengkalis melalui Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora)," kata Arif ke RANAHRIAU.COM, Selasa (12/4/2022) malam. 

Lanjut Arif, dari segi persiapan baik itu kaleng colok maupun suplay minyak sudah jauh-jauh hari kita siapkan. Sehingga tidak menjadi kendala permasalahan apabila di hari H nanti. 

Arif menjelaskan, pada menara colok di desa kami ini, dengan lebar diperkirakan 15-20 meter dan tinggi menara 10-15 meter, yang menelan dana hingga puluhan juta rupiah. 

Dalam hal mengerjakan menara colok ini dengan tekad dari semangat gotong royong. Seluruh pemuda disini saling bahu membahu dan saling tanggungjawab akan pekerjaannya sesuai dengan hasil rapat panitia (lampu colok) lalu. 

Kembali arif memaparkan, festival lampu colok di wilayah pulau Bengkalis akan digelar mulai 27 ramadhan, hingga malam takbir lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah. 

"Para pemuda setempat, dan tokoh masyarakat dengan semangat ikut ambil bagian dalam pelestarian budaya ini. Lampu colok merupakan tradisi yang tetap dilestarikan hingga saat ini," pungkasnya. 

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :