Webinar Literasi Digital Kabupaten Rokan Hulu Beri Pencerahan tentang

Hidup Produktif Di Era Digital

Hidup Produktif Di Era Digital

ROKAN HULU, RANAHRIAU.COM - Rangkaian webinar literasi digital di Kabupaten Rokan Hulu mulai bergulir. Pada Rabu, 18-08-2021 pukul Dua siang, telah dilangsungkan webinar bertajuk Hidup Produktif Di Era Digital.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan  kognitif-nya untuk  mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet. 

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen. 

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. "Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik," katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen Pelajar dan Mahasiswa  dan sukses dihadiri ratusan peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Mayrianti Anisa Anwar, SP., MSi, Kerjasama Badan Riset dan inovasi Nasional (BRIN); Astri Dwi Andriani, S.I.Kom., M.I.Kom, Dekan Fakultas Komunikasi dan Penggiat Media Digital; Eki Candra S.E., M.M., Dosen Ilmu Komputer STAI DINIYAH PEKANBARU Pekanbaru; Fahmi Sugandi, S.Kom, Head Of Digital an Manning & Co, Singapore. Pegiat media sosial yang juga pelaku News Anchor TV One “Kabar Petang” Profesional Moderator & Pembawa Acara, @tysanovennysariosa, bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Hadir pula selaku Keynote Speaker, Samuel A. Pangerapan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo.

Pada sesi pertama, Mayrianti Anisa Anwar, SP., MSi. menjelaskan bahwa, produktifitas menjadikan standard hidup meningkat, mempermudah kehidupan, perencanaan lebih baik dalam perencanaan jangka panjang, bisa mengatur pekerjaan dengan baik, adanya peningkatan produktifitas. 5 strategi jitu untuk promosi bisnis di era digital meliputi menggunakan media sosial untuk promosi bisnis, memanfaatkan marketplace yang ada, endorse publik figure, melakukan promosi dengan menggunakan gambar produk, menjalin komunikasi baik dengan konsumen. Di masa pandemi ini banyak usaha  menggunakan secara online yang dapat meningkatkan taraf hidup. 

Giliran pembicara kedua, Astri Dwi Andriani, S.I.Kom., M.I.Kom mengatakan bahwa, saat menerima pesan mencurigakan harus cermati alamat situs, jangan panik (jangan terpancing). Tips pengamanan daring yaitu selalu menggunakan antivirus di komputer dan ponsel pintar, hindari sembarang meng klik, perbaharui software yang dipakai, gunakan browser yang sudah di perbaharui, selalu menggunakan backup.

Tampil sebagai pembicara ketiga, Eki Candra S.E., M.M.  menjabarkan bahwa, media sosial sebagai penanda budaya digital dan menjadi bagian proses globalisasi yaitu Youtube, whatsapp, Instagram, facebook, tiktok, Line, twitter. Mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif yaitu  media sosial sebagai media belajar, sebagai membangun jaringan, penunjang produktifitas, sarana mengidentifikasi orang lain, sarana pengembangan diri.

Pembicara keempat, Fahmi Sugandi, S.Kom menegaskan bahwa, digital skills sangat penting dan harus memulai dengan tekad kuat. Bekerja digital  mulai ddari, . Belajar literasi digital; 2. Cari tau hobi, keunikan diri, dan passion; 3. Manfaatkan ruang digitaluntuk meningkatjkan skills; 4. Bangun portofolio; 5. Melatih kecakapan bahas Inggris.  Proofesi yang saat ini sedang trend copywriter (content, blogger, translator), digital marketing, video motion, programmer (website & aplikasi android/ios), data analyst, financial & accounting, cloud engineer.

@tysanovennysariosa sebagai key opinion leader dalam webinar kali ini, menuturkan produktif di dunia digital harus produktif untuk memberikan tips-tips atau kisah inspiratif, kalu saya sendiri untuk komunikasi dengan relasi. Untuk saat ini dimasa pandemi banyak orang yang tidak bisa aktifitas di dunia nyata kita bisa menambah penghasilan dengan memanfaatkan media sosial. Produktif yang memberikan maanfaat bagi orang yang belum mengetahui seperti tips-tips, konten positif. Banyak cara yang bisa kita manfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di media sosial. Sebaiknya kita berfikir sebelum bertindak agar tidak terkena hukum UU ITE.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Denis Manurung, seorang pelajar, menanyakan bagaimana cara menyikapi perubahan sekarang yang serba digital? Dan bagaimana cara kita supaya bisa tetap percaya pada diri sendiri supaya tidak terjerumus dalam hal negatif di sosial media?

Dan dijawab oleh Mayrianti Anisa Anwar, SP., MSi, kita harus percaya diri dan tidak terjerumus, harus mempunyai skill dan aktif mempelajari secara digital. tidak hanya klik saja kita harus mengetahui apakah menjerumuskan atau tidak, karena dunia maya bukan hanya milik kita saja. Dengan percaya diri kita juga harus menjaga sopan santun dan memilih apakan itu hoaks atau tidak, dan mulai terlatih dengan konten-konten yang bermanfaat. Kita harus mempunyai kemampuan dan skills yang kuat.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian 20 kali webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Rokan Hulu. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.

 

 

Editor : Muhammad Saleh
Sumber : Realese
Komentar Via Facebook :