Masyarakat Kuansing mulai ragu dengan kinerja Kajari terbaik nomor 3 se Indonesia

Masyarakat Kuansing mulai ragu dengan kinerja Kajari terbaik nomor 3 se Indonesia

Ilustrasi keraguan masyarakat

KUANSING, RANAHRIAU.com - Sepertinya masyarakat mulai ragu dengan kinerja Kajari Kuansing alias Kajari terbaik nomor 1 se Riau, dan Nomor 3 se Indonesia itu, dalam upaya menangani kasus-kasus dugaan korupsi yang bergulir di kejaksaan negeri kuantan Singingi.

Pasalnya, banyak sekali jenis Kasus-kasus yang digaungkan Kajari kepada masyarakat Kuansing melalui media massa beberapa bulan belakangan ini yang katanya akan dituntaskan tahun ini.

Kendati Kajari Hadiman memiliki segudang prestasi dalam menangani kasus, akan tetapi dengan banyaknya kasus yang tengah ditangani nya saat ini di mulai mengundang keraguan untuk bisa diselesaikan.

"Saat ini kita sudah mulai ragu dengan kinerja Kajari Hadiman dalam memproses kasus yang ada di negeri jalur ini. Karena, kasus yang kakap katanya saja belum tuntas, sudah mau memproses kasus baru lagi," ucapnya

"Kita bisa saja berasumsi kalau Kajari hanya mau mencari popularitas saja ditengah masyarakat Kuansing dalam menuntaskan kasus korupsi, atau memang betul-betul ingin mengungkap siapa biang kerok dalam setiap kasus yang ada" ujar salah seorang masyarakat yang sengaja tidak disebutkan namanya

Narasumber juga menerangkan bahwa kasus-kasus yang bergulir di kejaksaan sekarang ini belum ada titik terang alias belum semuanya tuntas. Seperti ; Kasus Mega proyek 3 Pilar, kemudian kasus Tunjangan Perumahan DPRD Kuansing, dan kasus SPPD fiktif di BPKAD Kuansing. paparnya

Demikian juga Dalam kasus Mega proyek 3 pilar, Ia menilai bahwa penegakan hukumnya tidak menyentuh kepada orang-orang yang dianggap lebih bertanggung jawab.

Ia berharap, Hendaknya penegak hukum mengkaji pembangunan tersebut berawal dari penganggaran, penyediaan lahan, dan sampai kepada pelaksanan, tutupnya

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :