Dua Kontraktor Besar Bersaing Dapat Proyek Pasar Induk Pemko Pekanbaru

Dua Kontraktor Besar Bersaing Dapat Proyek Pasar Induk Pemko Pekanbaru

PEKANBARU, RanahRiau.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memiliki pasar induk sepertinya bakalan terwujud. Hal itu setelah dua peserta lelang investasi Pasar Induk dinyatakan memenuhi syarat atau lulus pada proses tahap pendaftaran atau pra kualifikasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pembangunan Setda Pekanbaru, Firman Eka Putra, Senin (26/07/2016). “Lelang ini agak beda dengan lelang-lelang lainnya, pesertanya harus lulus tahap pemberkasan, setelah itu baru baru bisa masukkan penawaran. Saat ini sudah masuk pada tahap ke II yakni masuk penawaran,” ujarnya.

Berbeda dengan pengadaan kontrak kerja yang lainnya dimana kelulusan pada tahapan pra kualifikasi di tetapkan oleh Penyedia Jasa Tenaga Kerja (PJTK) dalam hal ini Walikota Pekanbaru. Langkah berikutnya dua investor tersebut bakal kembali mengikuti tahapan kualifikasi atau penawaran kontrak kerja.

Saat ditanya deadline proses penawaran pada proses lelang pasar induk ini, atau pengumuman pemenang lelang, Eka prediksi selesai dalam dua bulan mendatang.

"Kita targetkan dua bulan sudah selesai. Karena evaluasinya agak lama tidak seperti lelang biasa," sebutnya. Investor yang berminat kelola pasar induk tersebut salah satunya berasal dari Pekanbaru.

Mengenai minimnya peminat, bahkan lelang diulang, Eka tidak menampik hal itu.

“Syaratnya agak berat. Karena ini kita tidak memiki kontraktor namun kita memiliki investror, sehingga harus ada pengalaman pengurusan pasar, memiliki aset sekian milyar. Itu di antaranya persyaratan yang dinilai berat,” jelasnya.

Keberadaan pasar induk memang dinilai perlu. Mengingat Kota Pekanbaru rentan terhadap fluktuasi Harga, sehingga dengan adanya pasar induk mencegah munculnya spekulan harga.

Sebelumnya Kepala Dinas Pasar Pekanbaru, Mahyudin memang berharap Pasar Induk dikelola pihak swasta. Pasalnya jika pasar induk dibangun Pemko Pekanbaru maka bakal membebani APBD 2017 mendatang.

Memang pendanaan kelola pasar induk melalui APBD 2017 Pekanbaru sudah disampaikan dalam usulan musrenbang beberapa waktu lalu. Dengan konsep pembangunan multiyears atau tahun jamak.

Kendati demikian, Mahyudin berharap pasar induk bisa segera direalisasikan. Baik oleh pihak ketiga mau pun Pemko Pekanbaru memakai APBD tahun 2017.‎ (Rtc)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :