Siaga Pandemi Covid-19, Pemda di Ingatkan Peruntukkan Anggaran Agar Lebih Terarah

Siaga Pandemi Covid-19, Pemda di Ingatkan Peruntukkan Anggaran Agar Lebih Terarah

M.Fachrorozi, Organisator Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Masa Pandemi Covid-19 secara global masih sangat memprihatinkan, maka dari itu ketersedian anggaran masing-masing daerah menjadi skala prioritas. Selain sebagai penunjang sekaligus menjadi kekuatan bagi kepentingan daerah, hal ini tidak terlepas dari peran tanggap Pemerintah Daerah selaku pengelola keuangannya untuk tidak luput dari keseriusan dalam memanfaatkan kebutuhan yang jauh lebih utama.

"Hal ini dikemukakan M.Fachrorozi atau yang biasa disapa Agam, menurutnya, dimasa-masa sulit seperti sekarang menjadi keharusan bagi Pemerintah Daerah untuk lebih memperdulikan kestabilan daerahnya dari berbagai sisi, terutama menyangkut kesehatan, pendidikan serta ekonomi masyarakat dalam mengisi kelangsungan hidup, dan tiga aspek ini begitu penting untuk diperhatikan," sebut Organisator Kabupaten Bengkalis M.Fachrorozi, kepada RANAHRIAU.COM, Jumat (23/7/2021) malam, saat bincang-bincang via phone.

Mengapa demikian, lanjutnya, dalam pemikirannya dan bahkan mungkin saja secara umum tiga aspek itu tadi bagian dari urgensi penting, jika terabaikan bukan tidak mungkin berbagai efek negatif akan terpicu, bagaimana tidak. Pertama, semua masyarakat tanpa pengecualian butuh jaminan kesehatan dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah setidaknya pada pelayanan kesehatan berlaku adil tanpa mesti membedakan satu dengan yang lain.

Lalu yang kedua, dari arah pendidikan, sama-sama kita saksikan bahwa sudah memasuki kurang lebih tahun kedua, dimana proses belajar dan mengajar tidak lagi berjalan layak sebagaimana mestinya dan ini suatu tantangan juga terutama dari segi mutu serta kualitas yang dihasilkan begitu juga dengan tanggung jawab, apakah sudah efektif atau tidak, sepatutnya harus disiasati oleh Pemda, secara moral kalau mau disadari rasanya ada perbedaan.

"Berikutnya yang ketiga, ini penting ungkap Agam, kalau sudah bicara ekonomi pengaruhnya bisa luas, kebutuhan dan ketergantungan masyarakat bisa bervariasi. Intinya, ada dampak yang cukup signifikan, bila ekonomi dapat teratasi secara baik dengan tidak sulitnya masyarakat dalam mengisi kebutuhan bisa saja positif publik lebih dominan, bila sebaliknya ini yang jangan sampai terjadi, dikawatirkan gejolak," sebutnya.

Sebagai masyarakat, sambung Agam, kita perlu mengingatkan Pemerintah, ini demi kepentingan daerah, dimana salah satu poin keberhasilan penyelenggara pemerintahan terutama nilai plus pemimpin itu tidak lain adalah mampu mensejahterakan rakyatnya. Tentunya dalam konteks perspektif yang tidak kaku, sample sederhananya bisa ditarik dimana suatu daerah dan isinya dapat tentram, damai serta terkendali.

Diteruskannya lagi, semua tidak terlepas dari anggaran, dengan kemampuan keuangan yang dimiliki daerah baik keterbatasan dan kelebihan. Apalagi pada masa sekarang percontohan yang terbaik itu bagaimana para pemangku daerah dan pejabat mau sadar untuk mengenepikan kepentingan pribadi atas situasi dan kondisi anggaran daerah.

"Dalam artian lain, kepentingan umum lebih diutamakan pada saat-saat seperti sekarang, pesannya kegiatan yang bersifat serimonial di kurangi, karena pemborosan.***

Editor : Eriz
Komentar Via Facebook :