Disbun Riau Tertarik Ekspor

Harga Kelapa Butir Terus Merosot

Harga Kelapa Butir Terus Merosot

PEKANBARU, RanahRiau.com - Komoditas kelapa sawit yang bisa menggantikan kelapa butir sebagai bahan baku minyak goreng menyebabkan pasar kelapa butir menurun hingga menyentuh harga Rp1.600 per butir.

 
"Harga kelapa selalu fluktuatif (tidak tetap, red). Kebutuhan butir kelapa ini yang menyebabkan harga kelapa terus merosot, karena serapan minyak goreng tidak banyak lagi. Permasalahannya stok kelapa melimpah, namun pemerintah bisa tidak membeli semua kelapa dengan harga yang tinggi," ungkap Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Muhibul Basyar kepada GoRiau.com, Jumat (10/6/16) di Kantor Gubernur Riau.

Dikatakan Muhibul, kestabilan harga kelapa butir tidak bisa diintervensi, sebab semua tergantung kepada kondisi berlimpahnya buah. Sedangkan untuk mengatasi kemerosotan berlanjut, pemasaran kelapa butir harus ditingkatkan seperti yang dilakukan oleh Sumatera Selatan (Sumsel) dengan mengekspor kelapa butirnya ke Republik Rakyat Cina (RRC).

"Pemasaran belum sampai ketingkat petani. Kita akan coba itu, tapi tentunya harus diikuti dengan peningkatan produk kelapa dan bibit yang berkualitas," tuturnya. 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :