Ada Unsur Mobilisasi PSU Rohul oleh TORGANDA

KRPR Minta Bawaslu Agar Diskualifikasi Suara di 25 TPS

KRPR Minta Bawaslu Agar Diskualifikasi Suara di 25 TPS

Pekanbaru, Ranahriau.com - Koalisi Rakyat Peduli Rokan Hulu (KRPR) mendatangi Kantor Bawaslu Provinsi Riau, Selasa (20/4/21). Untuk menyampaikan beberapa Tuntuan terkait PSU yang akan dilaksanakan Rabu (21/4)  mendatang.

Samian, selaku koordinator KRPR  yang datang berasama 4 orang perwakilan KRPR menyampaikan kepada awak media, bahwa meminta kepada Bawaslu untuk mendiskualifikasi suara di 25 TPS karena mereka melihat pihak PT.TORGANDA adalah biang perusak demokrasi dan juga racun-racun  demokrasi pada Pilkada serentak tahun 2020.

"Mengapa kami katakan demikian, karena sesuai hasil keputusan MK beberapa waktu yang lalu, kan sudah jelas paslon nomor 2 dan Torganda itu kongkalikong, ini malah ada lagi beredar surat dari Management Torganda yang disinyalir kuat akan memobilisasi lagi, harusnya Bawaslu jangan kasih ampun dong, sikat la!!!, " tegas Samian

Adapun Tuntutan dari KRPR adalah:

Mendesak Bawaslu Riau untuk bertindak cepat dan tegas, terhadap temuan di lapangan tentang keterlibatan PT. TORGANDA merusak tatanan Demokrasi di Rokan Hulu dalam Pelaksanaan PSU 21 April 2021 nanti. 

Mendesak Bawaslu Riau untuk menindak penyelenggara Bawaslu dan KPUD Rokan Hulu karena abai terhadap bentuk kecurangan, dan terindikasi bekerja sama dengan perusahaan dengan cara curang dan tidak adil. 

Menolak PSU Pilkada Rokan Hulu, dan Meminta Bawaslu Riau untuk Mendiskualifikadi Suara 25 TPS yang bermasalah di dalam Kawasan perusahaan PT TORGANDA, Karena tidak terjamin lagi suara pemilih yang jujur dan adil.

"Kita ingin demokrasi yang bersih, jujur serta terbuka di rokan hulu. Kami KRPR akan terus mengawal proses Pilkada ini hingga tuntas," tutup Samian. (Rls)

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :