Penanganan Bersama, Solusi Mengatasi Masalah Sampah Di Pekanbaru

Penanganan Bersama, Solusi Mengatasi Masalah Sampah Di Pekanbaru

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Berbicara sampah tidak pernah habisnya, dari kota kecil hingga kota besar bahkan menjadi isu internasional. Sampah menjadi persoalan utama  yang tak kunjung selesai, terutama pada sampah plastik.

 

Akhir-akhir ini banyak kita melihat tumpukan sampah yang menyerupai gunung kecil di persimpangan-persimpangan jalan di Kota Pekanbaru, hal ini mengganggu pandangan mata dan mengeluarkan aroma-aroma busuk dan berulat. Dari kejadian seperti ini siapa yang disalahkan? Pemerintah yang kurang tegas atau masayarakat yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

 

Semakin pesatnya pertambahan penduduk dan beragam  aktifitas masyarakat, semakin hari masalah sampah jadi makin besar, dan beragam pula jenis sampah yang dihasilkan, salah satunya adalah sampah dari rumah tangga yang banyak sampah plastiknya. Dimana sampah plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai, hal tersebut membawa dampak buruk terhadap lingkungan.

 

Berkaitan dengan kegiatan-kegiatan manusia yang berujung pada permasalahan sampah akan berdampak pada sektor sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan. Jika terlalu lama sampah didiamkan di suatu tempat maka akan menimbulkan dampak tidak baik terhadap lingkungan sekitarnya. Seperti kesehatan masyarakat sekitar, lingkungan menjadi kotor dan menarik organisme seperti lalat yang membawa penyakit. Menimbulkan penyakit contohnya Diare, Kolera, Tipus dan jamur dapat menyebar dengan cepat dan bisa menyebarkan virus penyakit. Dan meningkatnya biaya kesehatan berujung pada permasalahan Sosial ekonomi masyarakat.

 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor. 81 Tahun 2012. Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga serta didukung melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor. 13 Tahun 2012. Tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse dan Recycle (3R) melalui Bank Sampah. Regulasi  tentang pengelolaan sampah juga sudah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor. 8 Tahun 2014. tentang Pengelolaan Sampah diamanatkan bahwa pengelolaan kebersihan merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah. Hal ini telah diatur sedemikian rupa sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir.

 

Untuk meminimalisir permasalahan sampah sudah ada regulasi yang mengatur pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Pengelolaan sampah merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh  dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Penanganan sampah  perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan, serta bisa merubah kebiasaan masyarakat menjadi lebih baik.

 

Penyebab Permasalahan tumpukan sampah diberbagai titik di Kota Pekanbaru berawal karena tidak diangkut, ada permasalahan dalam sistem pengangkutan dan sistem birokrasi yang ada tidak berjalan sesuai standar yang berlaku. Pengelolaan sampah yang di Pekanbaru perlu pertimbangan dan sistem yang terstruktur bukan hanya sekedar kumpul, angkut dan pengantaran ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang nantinya akan menjadi permasalahan  penumpukan sampah tanpa akhir, sehingga bukan jadi solusi terbaik.

 

Perlu edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat bagaimana pengelolaan sampah yang baik sehingga mengurangi dampak negatif yang dihasilkan dan meminimalisir penuhnya Tempat Pembuangan Akhir. Jika ini terjadi maka mencari tempat baru dan berakhir pada permasalahan, hal ini bukan hal yang mudah dan membutuhkan proses yang cukup panjang.

 

Kedepannya pemerintah perlu melakukan pendidikan atau sosialisasi tentang pengelolaan sampah seperti kegiatan bank sampah, diet sampah plastik (mengurangi penggunaan plastik), solusi sederhana yang dilakukan untuk mengurangi sampah plastik, bank sampah yang akan dikelola oleh masyarakat menjadi kerajinan dan hal bermanfaat lain,  sehingga bisa menjadi rantai ekonomi baru dan mengurangi beban lingkungan menampung sampah. Pemerintah dalam hal ini menfasilitasi serta memberikan infomasi-informasi tentang dampak negatif dari sampah tersbut, sehingga masyarakat bisa menyadari begitu penting menjaga lingkungan. 

 

Harapan kita bersama aparat pemerintah tidak  berkerja sendiri dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di Pekanbaru, namun perlu keterlibatan lapisan masyarakat. Sehingga Kota Pekanbaru tetap menjadi kota Madani yang bersih dan indah. Sehingga ditahun-tahun berikutnya Pekanbaru bisa mendapat penghargaan kota bersih kembali.

 

 

 

Penulis : Adilla Nafisah (Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Provinsi Riau)

 

 

 

 

 

Editor : Muhammad Saleh
Komentar Via Facebook :