Walikota Pekanbaru: Vaksin Sinovac sangat dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas

Walikota Pekanbaru: Vaksin Sinovac sangat dibutuhkan Nakes dan Tim Satgas

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Vaksin jenis Sinovac sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan (nakes) dan tim Satgas Covid-19. Makanya, jumlah vaksin ini sangat terbatas dimana Pekanbaru mendapat 11.040 dosis.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Senin (18/1), mengatakan, kehalalan vaksin Sinovac sudah ditetapkan dalam Fatwa Majelis Umum Indonesia (MUI). Kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah melaporkan hasil penelitian uji vaksin Sinovac. 

"BPOM telah menyatakan bahwa kandungan vaksin Sinovac ini telah memenuhi indikator yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Artinya, vaksin Sinovac dapat digunakan dalam keadaan darurat ini," ujarnya.

Di media sosial (medsos) beredar perbincangan-perbincangan yang membuat keraguan. Tapi yakinlah, warga Pekanbaru sangat membutuhkan vaksin. "Indonesia tak akan membeli satu jenis vaksin. Vaksin Sinovac ini hanya untuk tahap awal dan jumlahnya terbatas," ungkap Firdaus. 

Pemprov Riau mendapat jatah vaksin Sinovac sekitar 20.000 dosis dari pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, Pemko Pekanbaru mendapat 11.040 dosis. "Vaksin ini diutamakan bagi tenaga kesehatan dan tim Satgas Covid yang sering kontak dengan masyarakat. Setelah itu kalangan pendidik. Mudah-mudahan dalam satu tahun ke depan, seluruh rakyat Indonesia dapat divaksin," ucap Firdaus. 

 

Editor : Abdul
Sumber : Diskominfo Kota Pekanbaru
Komentar Via Facebook :