Keluarga Besar Korps Swakarsa Riau Gelar Musyawarah Dedi Mardiansyah Terpilih Ketua BPD

Keluarga Besar Korps Swakarsa Riau Gelar Musyawarah Dedi Mardiansyah Terpilih Ketua BPD

Dedi Mardiansyah Ketua Terpilih BPD KBKS

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Badan Pimpinan Daerah Keluarga Besar Korps Swakarsa (BPD KBKS) gelar Musyawarah Daerah yang I (Pertama) di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru pada Sabtu (26/12/20). KBKS adalah organisasi yang menghimpun Satpam. 

 

Dedi Mardiansyah yang akhirnya terpilih menjadi Ketua BPD KBKS Provinsi Riau yang pertama mengungguli lawannya Bayu Angga yang diusulkan dari Badan Pimpinan Cabang Kota Pekanbaru, dengan mendapatkan 19 suara dari 23 total suara yang ada. Musyda ini dihadiri oleh 9 BPC yang tersebar di seluruh Kabupaten/ Kota yang ada di Riau. 

 

Ketika pewarta mewawancarai Dedi Mardiansyah, dia menyampaikan bahwa visinya adalah menaikkan marwah Satpam yang ada di Riau. Adapun langkah-langkah strategis yang akan dilakukan adalah, meningkatkan profesionalitas dan kompetensi Satpam, meningkatkan kesejahteraan Satpam dan yang terpenting adalah memberikan perlindungan hukum kepada Satpam ketika mempunyai permasalahan dengan pihak perusahaan. 

 

Kemudian Dedi menjelaskan, "Langkah pertama yang akan dilakukan adalah membentuk pengurus BPD, kemudian akan membangun komunikasi dan pemberdayaan dengan BPC untuk sosialisasi tentang adanya KBKS, dan jangka panjang akan melakukan komunikasi dengan semua pihak yang terkait dengan KBKS seperti Kepolisian, Abujapi (Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia) dan lain-lain", pungkas Dedi yang sebelumnya pemegang mandat untuk mendirikan KBKS di Riau. 

 

Lebih lanjut Dedi menjelaskan kenapa KBKS berdiri, padahal sudah ada organisasi Satpam yaitu APSI (Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia), "KBKS lahir karena banyak anggota satpam yang merasa bahwa organisasi Satpam yang telah ada belum mampu menyerap aspirasi para Satpam, seperti perlindungan hukum", terang Dedi. 

 

Walaupun masih baru berdiri tapi KBKS secara nasional sudah banyak memberikan perlindungan hukum dari perusahaan-perusahaan yang menghindar untuk memberikan hak kepada Satpam. 

 

Terakhir Dedi menyatakan harapannya, "saya berharap melalui KBKS dapat tercipta satpam yang handal dan memiliki skill yang baik sehingga bisa memberi rasa aman dimanapun Satpam bekerja. Dimata masyarakat Satpam ini image nya sangat negatif. Perlu dipahami satpam ini adalah profesi bukan pekerjaan asal-asalan atau batu loncatan bagi masyarakat yang menganggur", tegasnya.

 

 

 

Editor : Muhammad Saleh
Komentar Via Facebook :