Hingga Pertengahan Maret 2016
36,5 Hektare Lahan di Duri Ludes Terbakar
DURI, RanahRiau.com - Miris, meski Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah bertungkus lumus mensosialisasikan bahaya dan ancaman hukuman bagi pelaku pembakar lahan, namun hal tersebut tidak berlaku dan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) tetap terjadi semakin meluas di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Dari data yang diperoleh riauterkini.com dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Mandau hingga pertanggal 9 Maret 2016, lahan yang terbakar mencapai 36,5 Hektare dan terbagi di 27 kasus.
Dari sejumlah daerah yang terbakar itu, Desa terujung Bathin Betuah menjadi daerah yang paling sering menjadi langganan keganasan sijago merah dengan 9 kasus, disusul Kelurahan Pematang Pudu dengan 5 kasus dan Desa Petani sebanyak 4 kasus.
" Untuk saat ini yang masih dilakukan pemadaman di Desa Bathin Betuah. Kurang lebih 15 hektar lahan gambut terbakar dan pemadamannya sedang berlangsung dari sepekan yang lalu. Dalam pemahamannya, kita dibantu personil gabungan dari Koramil 03/03 Mandau, Polsek Mandau dan masyarakat sekitar,"ujar Kepala UPT Damkar Kecamatan Mandau, Zulfikar Yazid saat berbincang dengan riauterkini.com diruang kerjanya, Kamis (10/3/16).
Namun sayang, dikatakan Zulfikar, proses pemadaman itu sedikit terkendala dengan minimnya peralatan yang memadai dan sulitnya medan yang dilintasi hingga harus berjalan kaki dengan jarak lebih kurang 2 Kilometer melintasi lahan gambut.
" Minimnya peralatan kita dan sulitnya medan yang ditempuh dengan harus berjalan kaki hinga dua hektar menjadi kendala dilapangan,"keluh Zulfikar. (Rtc)


Komentar Via Facebook :