BSMI Riau adakan Diklat pertama bagi para Relawan via daring

BSMI Riau adakan Diklat pertama bagi para Relawan via daring

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Bulan Sabit Merah Indonesia atau disingkat dengan BSMI merupakan Lembaga Kemanusiaan yang bergerak dibidang Kesehatan dan Sosial. BSMI Riau mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) kepada para relawan BSMI Riau pada 12-13 September 2020 secara dalam jaringan (Daring) via Zoom. Diklat ini diadakan dengan tujuan untuk mempersiapkan para relawan dalam menghadapi kegiatan kerelawanannya, Ahad (13/09/2020).

BSMI Riau mengundang beberapa pamateri untuk mengisi Diklat tersebut diantaranya Rosadi, SKM, dr. Romy Deviandri, Sp.OT(K), M.Kes, AIFO, Dr. Arisman Adnan, M.Sc selaku ketua BSMI Riau dan Coach Sirajuddin, S.Pd. Kegiatan ini dibuka dengan penyampaian kata sambutan oleh dr. Fitria Ramadhan, S.Pane yang mewakili Ketua pelaksana. Beliau mengatakan bahwa Diklat ini untuk membentuk relawan tangguh yang siap turun dalam kegiatan kerelawanan, "Diklat ini merupakan Diklat pertama yang diadakan oleh BSMI Riau untuk mencetak relawan-relawan tangguh yang siap dan memiliki mental baik dalam hal tanggap bencana maupun kegiatan kerelawanan lainnya", ujar Fitri dalam kata sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Managemen Tanggap Bencana oleh Rosadi, SKM, Ia menyampaikan mengenai hal yang harus dilakukan saat pra bencana, potensi bencana, saat bencana dan pasca bencana. "Hal yang harus kita lakukan saat pra bencana atau tidak adanya potensi bencana adalah melakukan berbagai pelatihan kepada tiap relawan, saat mulai tampak potensi bencana kita harus mempersiapkan SDM, logistik, penyiapan dana/anggaran serta SOP dan uraian tugas yang disusun secara sistematis. Ketika bencana tiba kita harus siap untuk melakukan pertolongan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Saat pasca bencana kita bisa melakukan berbagai pelayanan kesehatan", paparnya.

Materi kedua dihari pertama diklat yaitu mengenai Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat oleh dr. Romy Deviandri, Sp.OT(K), M.Kes, AIFO. Dalam materi ini  disampaikan terkait apa saja yang dapat kita lakukan ketika melihat seseorang dalam kondisi tidak sadar ditengah jalan, " Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai pertolongan pertama pada orang yang tidak sadarkan diri. Yang pertama adalah cek kesadaran dengan cara memanggil atau menepuk pundak, minta tolong orang sekitar, cek apakah ada nafas/tidak, perbaiki jalan nafas dan atur posisi agar jalan nafasnya tidak terhalang", terang pemateri. 

Antusias peserta yang hadir dalam Diklat sangat luar biasa, hal ini tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta kepada pemateri.

Sedangkan pada hari kedua diadakan pemaparan materi mengenai Program BSMI Riau oleh Dr. Arisman Adnan, M.Sc selaku ketua BSMI Riau. Arisman sangat mengapresiasi diadakannya Diklat untuk merekruit relawan BSMI Riau, "Saya sangat mengapreasiasi adanya Diklat ini. Ini merupakan Diklat pertama yang diadakan di Riau, saya harap BSMI Riau semakin jaya dan memiliki semangat baru", jelas Pak Arisman. 

Dalam materinya, Arisman menyampaikan struktur BSMI Riau saat ini, bidang yang ada di BSMI dan program kerja apa saja yang sudah dilakukan oleh BSMI Riau.
Materi kedua dihari kedua diklat yaitu mengenai Team Building yang disampaikan oleh Coach Sirajuddin, S.Pd. Pemateri menyampaikan tentang pentingnya kerjasama tim dan bagaimana membentuk tim solid agar apa yang akan kita jalani kedepannya dapat berjalan dengan lancar.

"Tim itu seperti kelima jari kita, jika ada satu jari yang tidak bisa melengkapi akan susah untuk menggenggam sesuatu atau melakukan suatu hal", ujar pemateri.
Dihari terakhir Diklat sesi pertama yang diadakan oleh BSMI Riau ini juga dimeriahkan dengan diadakannya minigame mengenai team building yang dipandu oleh Coach Sirajuddin yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta. Hal tersebut terbukti dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.

Ketua BSMI Riau menyampaikan harapannya terkait diadakannya Diklat pertama, "Agar anak2 muda harapan bangsa ini dengan ikhlas berkontribusi menghadapi masalah-masalah masyarakat. Bergabung bersama BSMI tanpa merubah karakter generasi milenialnya merupakan kekuatan dahsyat, mereka bekerja di zamannya dengan cara yang sesuai dengan zamannya pula.


 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :