Travelling dimasa Pandemi, Presiden ASITA: Para Agent Travel harus Optimis dan Semangat

Travelling dimasa Pandemi, Presiden ASITA: Para Agent Travel harus Optimis dan Semangat

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Saat ini di beberapa negara sudah mulai membuka bordernya dan mulai menerima kunjungan Traveller dari berbagai belahan dunia. Airline yang menjadi penghubung pun sudah mulai bergeliat dengan membuka rute-rutenya. Hal ini menjadi penyemangat dan stimulant bagi travel agent dan maskapai penerbangan yang selama ini mengalami "mati suri" akibat efek wabah Corona yang melanda. Penyebaran COVID-19 berdampak pada bisnis agen perjalanan atau travel agent. Bahkan, aktivitas agen perjalanan sudah mendekati zero transaction atau tidak ada transaksi sama sekali.
Menyikapi hal tersebut,  Ketua Umum DPP ASITA, DR. N. Rusmiati, M.Si, meminta kepada para agent Travel agar tetap optimis dan bersemangat meskipun dalam keadaan pandemi, hal ini disampaikan oleh Presiden ASITA dalam kata pengantarnya dalam Webinar yang bertajuk Bincang Bisnis ASITA, Update Penerbangan dan Destinasi Internasional yang diadakan pada Selasa (28/07/2020). 

Webinar yang diikuti oleh sekitar 400an peserta yang terdiri dari travel agen, para pelaku wisata serta para pengurus ASITA dari berbagai daerah di INdonesia ini dimoderatori oleh DR. Hj. Masrura Ramidjal (Kordinator Litbang dan SDM DPP ASITA) ini diisi oleh Yarob Obaidalla (Country Manager Ettihad), Alvin Budi Maulana (Sales Manager Indonesia Emirates), Yemima D.Paomey (Sales Manager Indonesia Turkish Airlines), Amila Wijesekara (Country Manager Srilanka Airlines), Rita Rompas (Country Manager of Indonesia IATA), Doni Usman (Managing Director DSL Travel Expert).

Dalam pemaparan yang mereka sampaikan, para pembicara yang kebanyakan berasal dari maskapai penerbangan internasional ini menyampaikan bagaimana dan seperti apa procedure penanganan penumpang di penerbangan Internasional dan rute-rute mana saja yang sudah dibuka. selain itu juga ada beberapa maskapai yang memberikan kemudahan dalam perjalanan menuju destinasi wisata, Sebagai contoh Maskapai Emirates menawarkan asuransi khusus Covid-19 kepada semua penumpang. Dalam keterangan yang disampaikan, Calon penumpang akan diberikan jaminan tanggungan untuk perawatan medis, karantina hotel jika mereka terinfeksi virus corona saat bepergian bersama Emirates. Dalam jaminan tersebut, Penumpang bisa mengklaim asuransi biaya medis hingga 150.000 euro (Rp2,5 miliar). Sedangkan biaya karantina di hotel hingga dua minggu akan dijamin senilai 100 euro (Rp1,7 juta) per hari.

Doni Usman selaku Managing Director DSL Travel Expert dalam pemaparannya juga mengajak para agen perjalanan untuk tidak terdemotivasi dengan keadaan yang terjadi saat ini, "harus tetap semangat, jangan terdemotivasi dengan keadaan dengan mendoakan  teman-teman airline agar tetap bangkit, memberikan support agar tetap survive, serta sering mengikuti forum diskusi untuk bertukar pikiran menanggapi perkembangan yang terjadi", ujarnya.

Webinar ini juga diisi dengan Update Live dari Turki yang disampaikan oleh Gunawan Surbakti (Ketua Forum Halal Tourism), dalam paparannya Gunawan menyampaikan kebijakan pemerintah Turki serta prosedur yang mereka terapkan kepada para wisatawan. "Secara umum mereka menyambut baik kedatangan para turis yang berkunjung kesana, dengan memberikan pelayanan yang terbaik yang disesuaikan dengan  standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh WHO dan pemerintah, mereka dengan senang hati mengingatkan para pengunjung dan turis untuk selalu menjaga protokol kesehatan", ujar Gunawan.
 

Editor : Hafiz
Komentar Via Facebook :