Awal 2016, Demam Beradarah Rengut Nyawa Tiga Warga Bengkalis

Awal 2016, Demam Beradarah Rengut Nyawa Tiga Warga Bengkalis

BENGKALIS, RanahRiau.com - Memasuki awal tahun 2016 atau pada Januari lalu, dilaporkan 3 warga Kabupaten Bengkalis meninggal dunia akibat menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ketiga korban meninggal tersebut merupakan 2 warga Duri, dan 1 Kelurahan Balaimakam, Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis, pada Januari lalu terdapat 117 kasus termasuk 3 kasus yang mematikan. Demikian disampaikan Kepala Diskes Bengkalis Moh. Sukri melalui Kepala Bidang Pengendali Masalah Kesehatan Lingkungan (BPMKL) Irawadi, Selasa (16/2/16).

“Januari, tiga warga yakni dari 2 di Duri dan 1 di Balaimakam, meninggal dunia karena DBD dari 117 kasus yang telah dilaporkan,” ungkapnya.

Irawadi menambahkan, sedangkan hingga pertengahan Februari ini, kasus DBD di Bengkalis diperkirakan terjadi penurunan. “Sedangkan pada pertengahan bulan ini, lebih cenderung turun dibandingkan bulan lalu,” katanya lagi.

Diskes Bengkalis terus menghimbau, masyarakat juga harus berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Harus ikut memutus mata rantai perkembanganbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Harus melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus di kediaman masing-masing.

“Menguras tempat penampung air secara rutin, mengubur benda-benda bekas yang bisa menampung air, serta menutup tempat penampungan air. Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk dan menggunakan kelambu saat tidur,” himbaunya.

Antisipasi Virus Zika, Karantina WNA


Dibagian lain, terkait dengan fenomena penyebaran virus Zika yang ditularkan oleh sejenis nyamuk yang sama penyebab DBD, sampai saat ini belum ada laporan dan ditemukan. Sebagai antisipasi masuknya Zika ke Bengkalis, Diskes Bengkalis sudah melakukan koordinasi dengan pelabuhan internasional yang ada. Warga Negara Asing (WNA) yang masuk wilayah Bengkalis melalui jalur laut, dan ternyata dalam kondisi demam akan dilakukan karantina.

“Virus Zika belum ada ditemukan. Nah, sebagai langkah antisipasi karena sangat dikhawatirkan masuk dari luar Bengkalis atau dari luar negeri, Kami sdah melakukan koordinasi dengan pihak pelabuhan atau KKP. Jika warga luar demam, akan dikarantina terlebih dahulu,” paparnya. (Rtc)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :