Human Initiative Riau

Program Pelatihan Akupressur dan Business Model Canvas

Program Pelatihan Akupressur dan Business Model Canvas

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- PT. Pertamina (Persero)Fuel Terminal Sei Siak dan Human Initiative Riau menggelar Program Pelatihan Akupressur dan Business Model Canvas.

Human Initiative Cabang Riau dan PT. Pertamina (Persero) - Fuel Terminal Sei Siak menggelar Program Pelatihan Akupresur dan Business Model Canvas di Jl. Belimbing no.159 A, Kel. Wonorejo Kec. Marpoyan Damai.

Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang peserta. Peserta pelatihan ini merupakan penerima manfaat dari PT. Pertamina (Persero) – Fuel Terminal Sei Siak dengan tujuan pemberdayaan agar kelak mereka memiliki skill agar mampu berdaya terutama dari segi perekonomian. Pelatihan ini dilaksanakan di Rumah Sehat Daud bekerjasama dengan P-AP3I (Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia).
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari (sabtu dan minggu) pada tanggal 18-19 Juli 2020 dimulai pada pukul 09.00-17.00 WIB.

Pelatihan ini merupakan pelatihan lanjutan dari pelatihan Pijat Tradisional yang diadakan pada tanggal 04-05 Juli 2020. Peserta diberikan bekal terlebih dahulu mengenai apa itu akupresur, apa saja titik-titik penyebab penyakit, dan bagaimana cara mendiagnosa suatu penyakit. Kemudian pada siang harinya peserta langsung melakukan praktek pemijatan melalui teknik akupresur.

Selain pelatihan akupresur peserta juga diberikan bekal bagaimana cara membuat usaha memiliki nilai lebih dan bermanfaat melalui Business Model Canvas selaras dengan tujuan adanya program ini agar mampu memberdayaankan dari segi perekonomian.

Perwakilan dari Human Initiative mengatakan bahwa “Ada lembar-lembar komitmen diawal sebelum mengikuti pelatihan untuk dibaca dan dipahami dengan tujuan agar menguatkan dan memotivasi bapak-bapak agar pelatihan ini tidak selesai sampai disini saja tetapi juga berkesinambungan”.

Pelatihan ini merupakan program ketiga yang telah dilaksanakan dari rangkaian Program Bekam dan Akupresur. Program Bekam telah dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Agar ilmu yang didapatkan maksimal.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini salah satunya, Pentis Simanjuntak langsung melaporkan bahwa telah memijat dua orang pada malam hari setelah mengikuti pelatihan di hari pertama.

"Ilmu yang telah didapatkan tentunya harus selalu diamalkan. Agar kemampuan dan skill semakin meningkat maka harus sering dilatih dengan berkesinambungan.

Kesehatan sangatlah mahal harganya. Maka akan sangat beruntung apabila kita memiki ilmu dan skill terkait kesehatan ini. Semakin maksimal usaha yang dikeluarkan maka akan semakin banyak orang-orang yang terbantu", ujarnya.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :