Akuisisi Blok Rokan ke Pertamina, Pemerintah harus Transparan pada Rakyat

Akuisisi Blok Rokan ke Pertamina, Pemerintah harus Transparan pada Rakyat

RANAHRIAU.COM- Blok Rokan yang dikelola oleh Chevron akan habis kontraknya tahun depan. Perusahaan asing ini akhirnya mengalah, karena perusahaan plat merah (Pertamina) akan mengambil alih pengelolaan blok rokan tersebut. 

Kita ketahui bahwa Chevron pertama kali masuk ke Blok Rokan Riau tersebut pada tahun 1924 dan melakukan produksi pertama pada tahun 1952. Berdasarkan beberan Wakil Menteri ESDM, Archandra Taher, bahwa 20 tahun kedepan blok rokan yang akan dikelola oleh pertamina potensi pendapatan kepada Negara sebesar Rp. 825 Triliun. 

Pemuda Muhammadiyah Riau meminta kepada pemerintah pusat agar Transparan dalam pengelolaan blok rokan ini, memberikan bagi hasil yang lebih kepada PAD Riau, memprioritaskan pembukaan lapangan kerja bagi anak muda Riau. Kita meminta kepada pemerintah pusat dan pertamina agar lebih transparan dan kooperatif dalam pengelolaan blok rokan tersebut, memberikan ruang kepada anak muda Riau untuk bekerja dalam pengelolaan blok rokan tersebut. memberikan Dana bagi hasil yang maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Riau.

Pemuda Muhammadiyah Riau akan menagih janji pemerintah pusat dan pertamina dalam hal  akusisi blok Rokan dari Cevron ke Pertamina. Pengelolaan blok rokan ini rakyat Riau harus sejahtera. Kita tidak ingin Pemerintah Pusat dan Pertamina serta Pemerintah Provinsi Riau main mata dalam hal ini, hampir 100 tahun perusahaan asing (Chevron) menjajah hasil bumi Riau namun Riau belum merasakan dampak yang dahsyat dalam pengelolan SDA Riau, Kesejahteran rakyat mesti diutamakan, kita akan terus kawal kebijakan.

Asrizal, Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau.

 

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :