Diduga PT. CPI Duri Lalai, Pipa Bocor Sembur Limbah Minyak Panas Cemari Sawit Warga

Diduga PT. CPI Duri Lalai, Pipa Bocor Sembur Limbah Minyak Panas Cemari Sawit Warga

DURI, RANAHRIAU.COM - Dianggap akibat kelalaiannya pihak PT. Chevron Pasific Indonesia (PT CPI) Duri, hingga terjadi pada Pipa Injeksi mengalami kebocoran, dan menyemburkan Limbah Minyak Panas yang mengalir deras, menyebar ke dalam perkebunan sawit warga, serta mencemari tanaman warga yang ada di sekitarnya,"sudah jelas pipa tersebut sudah lapuk kenapa tidak tidak segera di ganti jauh-jauh hari oleh Chevron,"ungkapnya Syaparuddin lewat solulernya.

Saparuddin juga menulis di dinding fecebooknya menyampaikan begini,"Limbah minyak yang keluar dari pipa milik PT. CPI Duri, mengalir deras dan menyebar dalam kebun sawit milik warga jalan rangau Km. 10 Desa Petani, pipa ini bocor dan menyemburkan limbah minyak panas ini, sekitar jam 15 : 30 Wib, sehingga menjadi perhatian warga setempat, serta Masyarakat yang melintasi pada ruas jalan Rangau, baik itu dari arah Duri ke Rangau maupun juga sebaliknya, hawa panas yang sangat terasa dari uap limbah tersebut, dan yang di sertai dengan bau busuk juga ayir nya, bau lumpur menyengat saluran pernafasan, menjadikan udara saat ini tercemar bau yang tak sedap, artinya polusi udara juga tercemar oleh kejadian yang terjadi.

Air limbah dan minyak hitam yang menyembur, dalam bentuk cairan berwarna hitam agak kental, karena cairan tersebut bercampur lumpur dan minyak, tumpahan cairan tersebut menyebar kemana-mana, mengikuti alur miringnya tanah, berserak dan menyebar tanpa aturan, ada yang mengalir masuk ke kolam warga, dan ada yang meresap kembali ke bumi, dan bahkan mungkin bisa jadi masuk ke dalam sumur warga, yang ada di sekitar kejadian peristiwa ini, dalam hal ini pihak Masyarakat tempatan berharap, kepada pihak PT CPI Duri, untuk turun kelapangan mengecek, mengupayakan dan membersihkan kotoran limbah yang terjadi, begitu juga dengan pihak Dinas yang membidangi Amdal, yang ada di Kabupaten Bengkalis, dalam persoalan hal limbah ini, sudah tidak bisa di harapkan lagi kepada mereka, sebab sudah dari zaman baholak, (zaman dahulu kala) kasus pencemaran lingkungan ini, tidak mampu untuk mengatasinya oleh lembaga tersebut,"tulis Saparuddin lewat fecebook nya.

Dikonfirmasi PT. CPI melalui Humasnya, kepada ranahriau.com menyampaikan, Berikut ini adalah tanggapan Sonitha Poernomo Manager Corporate Communication PT Chevron Pacific Indonesia.

PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) mengonfirmasi, bahwa telah terjadi kebocoran pipa injeksi, (pipa yang berisi air terproduksi) dekat Sumur Bekasap 77, di Desa Petani Kecamatan Batin Solapan, Kabupaten Bengkalis pada Senin, 15 Juni 2020 pukul 14.30 WIB. Pipa injeksi yang berukuran 14 inch ini, mengalirkan air yang berasal dari stasiun pengumpul (gathering station) untuk diinjeksikan kembali ke dalam sumur injeksi.

PT. CPI mengambil langkah-langkah yang diperlukan, untuk menghentikan kebocoran pipa air injeksi, dan segera mengamankan serta membersihkan area di lokasi kejadian. Tidak ada korban cedera dalam kejadian tersebut. PT CPI telah berkoordinasi dengan aparat setempat, untuk bekerja sama menginvestigasi kejadian tersebut, dalam rangka memastikan keamanan Barang Milik Negara ini.

Masyarakat dapat berpartisipasi turut mengamankan Barang Milik Negara ini, Apabila melihat kejadian mencurigakan, di sekitar jaringan pipa migas, masyarakat dapat melaporkannya melalui hotline bebas pulsa 0800-1800-123.

 

 

Editor : Amir Muthalib
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :