Serikat Pekerja Nasional Chevron (SPNC) Gelar Rapat Kerja 2019

Serikat Pekerja Nasional Chevron (SPNC) Gelar Rapat Kerja 2019

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM – Sebagai serikat pekerja terbesar di perusahaan raksasa minyak dan gas yang ada di Indonesia, Serikat Pekerja Nasional Chevron (SPNC) menggelar Rapat Kerja pada tanggal 7 - 8 Oktober 2019 bertempat di Multifunction Building Rumbai Camp, kota Pekanbaru. 

Rapat Kerja SPNC yang berlangsung selama dua hari ini dihadiri lebih dari 40 orang peserta dan dibuka langsung secara resmi oleh perwakilan dari management PT. Chevron Pacific Indonesia yaitu Nugroho Eko Priamoko selaku Manager Industrial Relations.

Menurut keterangan dari Ketua panitia Karnoto Gondo Suwandiko, ST yang juga sebagai ketua 1 di DPP SPNC bahwa peserta Raker ini dihadiri oleh seluruh ketua dan perwakilan dari distrik-distrik (DPD) SPNC se Indonesia.
"Alhamdulillah seluruh perwakilan distrik SPNC bisa berpatisipasi pada Raker SPNC kali ini, yang mana tujuan utama dari Raker kali ini adalah terkait dengan persiapan pelaksanaan perundingan Perjanjian Kerja Bersama untuk periode 2020 - 2021", ujar Karnoto. 

Antusiasme dan semangat dari seluruh peserta raker terlihat dari rekomendasi yang dihasilkan. Keterwakilan kepengurusan distrik SPNC se Indonesia juga dihadiri langsung oleh ketua-ketua DPD antara lain Wan Dedi dari DPD Rumbai, Darfianto dari DPD Minas, Muhardison dari DPD Duri, Jasman Nazar dari DPD Dumai, dan R. Andi Saraswati dari DPD Jakarta. 

Rapat Kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua umum SPNC, Drs. Ruslan Husin ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting, yaitu antara lain:
1.    Segera mengajukan pembaharuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2020 – 2021 antara Serikat Pekerja dengan Perusahaan.
2.    Mendukung dan mengawal proses peralihan pengelolaan Blok Rokan dari PT. CPI ke Pertamina Hulu Rokan (PHR)
3.    SPNC melalui anggotanya yang ada diberbagai disiplin ilmu berkomitmen membantu mempertahankan produksi demi ketahanan energi Nasional
4.    SPNC akan memastikan Pertamina Hulu Rokan (PHR) mempekerjakan seluruh pegawai PT. CPI tanpa terkecuali dengan status PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu), tanpa diberlakukannya PKWT terlebih dahulu
5.    Mengawal dan memastikan aturan usia pensiun karyawan 58 tahun tetap diberlakukan setelah beralih ke PHR.

Dalam sambutannya, ketua umum DPP SPNC mengharap partisipasi dan kontribusi dari seluruh peserta raker ini demi terwujudnya kesejahteraan karyawan, serta keberlangsungan produksi dan perusahaan demi menjaga ketahanan energy nasional. Rapat Kerja SPNC yang digelar kali ini juga memfokuskan pada peralihan pengelolaan  wilayah kerja block Rokan dari PT. CPI ke perusahaan negara yaitu Pertamina melalui anak perusahaan yaitu PT. PHR, sehingga ada rekomendasi khusus sekaligus sebagai pernyataan sikap yang terbit dari raker tersebut. 
1.    Kami Serikat Pekerja Nasional Chevron mendukung peralihan pengelolaan Blok Rokan dari PT. CPI ke Pertamina Hulu Rokan (PHR).
2.    Kami Serikat Pekerja Nasional Chevron siap mengawal proses transisi berjalan dengan baik dan lancar.
3.    Kami Serikat Pekerja Nasional Chevron akan memastikan Pertamina Hulu Rokan (PHR) mempekerjakan seluruh pegawai PT. CPI tanpa terkecuali dengan status PKWTT.

 

 

 

Editor : Muhammad Saleh
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :