Terbakar Cemburu, Oknum Mahasiswa UNIK Kuansing Tega Aniaya Mantan Pacar
Tak terima anak perempuan nya di aniaya hingga wajah luka dan kepalanya luka memar dan untuk Mencari keadilan, Zulheri warga desa Cerenti kabupaten Kuansing melaporkan oknum mahasiswa UNIK Kuansing terkait dugaan penganiayaan terhadap anak perempuannya ke polisi.
KUANSING, RANAHRIAU.COM - Orang tua mana yang tega melihat wajah anaknya babak belur, pergi pamit baik - baik, tetiba pulang sudah luka memar.
Atas hal itu, Zulheri (orang tua korban) Melaporkan ke pihak kepolisian dengan no Pol STPL : 02/VI/ 2020 /Resort KUANTAN SINGINGI / Polsek Cerenti, dengan dugaan penganiayaan.
Dari keterangan zulheri, oknum mahasiswa tersebut diduga sudah merencanakan penganiayaan itu. Pasalnya, kata dia, ada dendam karena korban sudah memiliki kekasih baru yang membuat pelaku naik darah hingga terjadi penganiayaan.

"Anak saya di aniaya,sampai babak belur,jelas tidak terima atas perlakuan pelaku, sebagai orang tua ,saya minta pihak kepolisian menangkap pelaku," Ringkasnya kepada wartawan ranahriau.com, Minggu, (7/6/2020) melalui sambungan selular.
Sementara itu korban (Indri) dalam keterangannya mengatakan, kejadian itu berawal saat dirinya berboncengan menggunakan sepeda motor bersama kekasih barunya.
Ditengah Jalan, Ia menyebut, sepeda motor ditabrak dari belakang hingga membuat diri dan kekasihnya itu terjatuh. tanpa jeda pelaku langsung membenturkan kepala korban ke aspal.
"Pelaku memukul tidak sekali, hingga keadaan seperti kondisi sekarang ini, teman yang bersama saya hanya bisa melihat, karna pelaku membawa pisau dan rantai besar, entah untuk apa pelaku membawa benda tajam itu, apakah ini sudah di rencanakannya, saya tidak tau," Urainya.
Terpisah, Menindaklanjuti laporan korban, dari hasil konfirmasi, Kapolsek Cerenti, AKP. G. Lumban Toruan hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban perkembangan kasus tersebut.


Komentar Via Facebook :