Sempena HUT TNI AU

Lanud Roesmin Nurjadin lakukan penyemprotan Desinfektan dan Sterilisasi Kota Pekanbaru

Lanud Roesmin Nurjadin lakukan penyemprotan Desinfektan dan Sterilisasi Kota Pekanbaru

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kita harus tetap optimis dan saling bahu membahu dalam menangani wabah penyebaran virus Covid-19 ini. Hal ini dikatakan oleh Komandan lapangan udara TNI AU Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto, ST, MM saat Pelepasan tim penyemprotan desinfektan dan sterilisasi Kota Pekanbaru, di Pangkalan Militer Roesmin Nurjadin, Jumat (03/04/2020).

"Tetap optimis dalam menangani wabah ini dengan baik, bersama berjuang melawan penyebaran virus dengan gerakan bersama lawan Covid 19, serta pantang menyerah untuk indonesia tercinta, besar harapan kita semua agar acara ini terlaksana dengan aman dan lancar serta memberikan manfaatnya maksimal untuk masyarakat kota pekanbaru", ujarnya.

Ronny juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga merupakan serangkaian acara yang dilakukan dalam rangka memperingati HUT TNI AU yang diperingati tanggal 09 April besok, "dengan adanya kegiatan ini kita harapkan bisa membantu pemerintah dalam menangani penyebaran virus Covid 19, kita mengerahkan segenap personil dengan peralatan desinfektan, selain juga ada drone, kita juga sebelumnya, sudah sosialisasi lewat udara dengan paralayang dengan himbauan untuk tinggal dirumah, dan totalitas dengan tindakan yang kita lakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona", ungkapnya.

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT, Forkompimda Kota Pekanbaru, Kapolres Kota Pekanbaru, Persatuan masyarakat Tionghoa, sejumlah pejabat dan jajaran OPD Teknis serta para undangan lainnya. Dalam kata sambutannya Walikota Pekanbaru mengatakan sehubungan dengan ditetapkannya kondisi Riau dari darurat menjadi tanggap darurat oleh Gubernur Riau, Syamsuar, maka perlu adanya tindakan maksimal dalam melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut.

"Ini sudah menjadi Ancaman bagi seluruh negara-Negara termasuk di Indonesia, khususnya kota pekanbaru, oleh karena itu, perlu adanya sterilisasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19 serta pengawalan ketat terhadap masyarakat", ujarnya.

Lebih lanjut Firdaus mengatakan bahwa berdasarkan data terakhir  yang didapat di kota Pekanbaru sudah terdapat  ODP sebanyak 587 orang, "ini menunjukkan kenaikan ODP semakin tinggi. Jumlah ini bukan hanya berasal dari warga yang datang melapor ke fasilitas kesehatan, akan tetapi juga yang datang dari zona merah luar dan dalam negeri", ungkapnya.

Oleh karena itu menurut walikota, seharusnya seluruh masyarakat bisa memahami dan bekerjasama dengan pemerintah dalam menangani penyebaran virus ini, "tetap berada di rumah dan tidak keluar dan kontak sosial, dalam hal beribadah kita tidak pernah melarang masyarakat untuk beribadah, akan tetapi menghimbau agar beribadah dirumah masing-masing hal ini dilakukan agar masyarakat bisa menjaga diri dan waspada dengan wabah tersebut", lanjutnya.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :