Temuramah Forkompida dan elemen masyarakat

Kapolda Riau mengajak saling membahu untuk membangun Daerah

Kapolda Riau mengajak saling membahu untuk membangun Daerah

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si mengajak seluruh elemen  masyarakat untuk saling bahu membahu dalam menjaga stabilitas keamanan bersama, hal ini disampaikan dalam  Acara Temu ramah Kapolda Riau kepada Forkompida, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat se-kota Pekanbaru yang dilaksanakan di Kapolresta Pekanbaru, Senin (24/02/2020).

Dalam kata sambutannya Agung mengajak agar semua elemen masyarakat hidup dalam suasana yang aman, "Mari kita saling bahu membahu dalam  menciptakan masyarakat kota yang berakhlak dan berlandaskan agama yang kuat dan adat istiadat sebagai orang Melayu dan hidup sejahtera", ujarnya.

Dalam Agenda yang dihadiri oleh Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, Ssi, Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, S.Sos, Kapolresta Pekanbaru, juga tampak beberapa Tokoh Agama dan Masyarakat serta bhabimkamtibnas ini, Agung menyampaikan permohonan maaf jika terdapat perkataan dan perbuatan serta agenda Kapolda yang menggangu kenyamanan masyarakat, "Kami selaku polda pada khususnya memohon maaf jikalau ada sesuatu yang tidak berkenan, selain itu juga kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat, karena adanya APBD yang notebene berasal dari masyarakat digunakan untuk pembangunan Gedung Kapolda yang baru, kami berharap gedung ini dapat kita manfaatkan secepatnya, gedung Polda Riau yang baru adalah gedung rakyat Riau khususnya masyarakat Pekanbaru dibangun dengan APBD, dengan gedung yang baru suasana tempat kerja yang baik, dan ini juga menjadi  harapan dan keinginan kita bersama", ungkapnya.

Terakhir Agung menegaskan akan tetap berkontribusi pada semua sisi kehidupan masyarakat kota, "sekuat tenaga akan kami realisasikan dan mendorong agar tugas pokok ini bisa berjalan dengan baik. Dengan jumlah 2500 personil diharapkan bisa optimal ditengah masyarakat kota Pekanbaru. Masyarakat adalah hal yang utama bagi kita semua, bagian dari tujuan yang ingin kita capai, yang tertib harmonis sejahtera dan beradab selain itu juga bagaimana kita menggunakan adat sebagai bagian yang tidak terpisahkan, sesuai dengan falsafah ada bersendikan agama (syarak) agama", tegasnya.

Oleh karena itu, Pemikiran yang konstruktif dan membangun, harus banyak bekerja dan sepakat dengan nilai-nilai yang sudah disepakati, "Saya menekankan bagaimana kita harus membawa kemajuan setahap demi setahap, mulai dari kemajuan berfikir, mengarahkan nilai-nilai budaya dan nilai sosial yang hidup sebagai sesuatu keyakinan dan dapat menjadi sebuah kebenaran", ujarnya mengakhiri kata sambutan.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :