Pejabat Assesment Riau Jadi Sorotan

Plt Gubri Lakukan Evaluasi Januari 2016

Plt Gubri Lakukan Evaluasi Januari 2016

PEKANBARU, RanahRiau.com - Sejak dilakukannya pemeriksaan atas dugaan politik uang assesment oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, kinerja pejabat hasil assesment di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjadi sorotan.
 
Rencananya, bulan Januari 2016 mendatang, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman akan melakukan evaluasi kerja.

"Pejabat assesment kan dilantik April 2015 lalu, April 2016 besok baru genap setahun. Ya memang harus dievaluasi, kita rapatkan setelah itu Januari 2016 baru dievaluasi," ujar Plt Gubri yang kerap disapa Andi Rachman tersebut, Jumat (18/12/15) di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau.

Ukuran evaluasi kerja versi Plt Gubri pun meliputi capaian kinerja pejabat dibidangnya mengenai sudah seberapa jauh rencana kerja mereka bisa direalisasi.

"Evaluasi kan bisa dilakukan setengah tahun, setahun atau dua tahun sekali. Kalau tidak bagus kinerjanya, bisa kita usulkan untuk diganti," imbuhnya.

Dilain pihak, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri RI, Suhajar Diantoro menegaskan bahwa pejabat hasil assesment yang terbukti bermasalah dalam seleksi akan berurusan dengan Kemendagri dan dikenakan sanksi.

"Kita hanya ingin keterbukaan, jadi wajar saja to diadakan penyidikan. Hati-hati saja," ungkapnya.

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan Irjen Kemendagri RI merupakan bentuk pengawasan demi terselenggaranya pemerintahan yang baik dan bersinergi.

"Ini merupakan bentuk pengawasan kami. Hasil penyidikan itu akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan. Jika ada yang terbukti bermasalah, harus dikenakan sanksi," tutupnya.(Grc)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :