Hj. Mimi Lutmila Ngopi Bareng Mahasiswa, Bedah Soal Dumai Menuju Kota Maritim

Hj. Mimi Lutmila Ngopi Bareng Mahasiswa, Bedah Soal Dumai Menuju Kota Maritim

Foto Bersama Hj. Mimi Lutmila Dengan Mahasiswa dan Anggota DPR RI

"Sebagai wilayah yang dekat dengan laut, Dumai sebagai Kota yang memiliki masyarakat heterogen ini harus Berbinar menjadi mercusuar Perdagangan Industri Internasional"

Bersama Mahasiswa asal Dumai dipekanbaru dan tokoh serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ir. Effendi Sianipar dan Ir. Mindo Sianipar dari Fraksi PDIP berdialoq membedah persoalan Kota Dumai.

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Hj. Mimi Lutmila, Bakal Calon Kepala Daerah Kota Dumai, Menggelar kegiatan "Ngopi Bareng" yang bertemakan Inovasi Nasional Membenahi Dumai Menuju Kota Maritim Perdagangan dan Industri. Jumat, (7/2/2020) malam di pekanbaru.

"Dumai harus maju dari segi kemaritiman, oleh karena itu, bersama mahasiswa dan pengamat, kita bedah dan mencari ide ide yang baik untuk dumai kedepannya lebih maju lagi," Tuturnya kepada ranahriau.com.

Politisi Perempuan Riau inipun meyakini, kata dia, Sebagai daerah penghasil minyak dan industri, Dumai sudah pantas untuk menuju kota maritim yang bisa mensejahterakan masyarakatnya.

"Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Dumai itu sangat bagus, dan saya yakin, untuk menuju Kota maritim tidak akan sulit," Imbuhnya.

Sementara itu, Saat diskusi, Ir. Mindo Sianipar (DPP PDIP/DPR RI) mengatakan, sebagai legislatif, dirinya mendorong Kota Dumai maju dibidang ekonomi kemaritiman.

Pasalnya, Melihat potensi SDA serta letak geografis yang sangat strategis, sudah sangat memungkinkan jalur perdagangan lintas negara beraktifitas di Dumai.

"Ini artinya daerah maju, tinggal bagaimana kita bisa membuat atau mencanangkan program ekonomi maritim menuju aspek nasional dan internasional," Tukasnya.

Sedangkan Mahasiswa Dumai yang berada dipekanbaru berharap, untuk mewujudkan program tersebut, semestinya pemuda kota dumai yang memiliki potensi harus dilibatkan dalam realisasinya nanti.

 

 

 

Editor : FES
Komentar Via Facebook :