Kembali Berhimpun

Konsolidasi RMB-LHMR Pekanbaru

Konsolidasi RMB-LHMR Pekanbaru

PEKANBARU, RanahRiau.com - Setelah sekian lama sempat bersepai, akhirnya Rumpun Melayu Bersatu Laskar Hulubalang Melayu Riau (RMB-LHMR) kembali merapatkan barisan.
 
Dengan mentaja Forum Konsolidasi untuk tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kota Pekanbaru, Jum'at (13/11/15) di Hotel Grand Central Pekanbaru. Para Laskar saling menyatukan pandangan dan islah bersama untuk memperkuat diri menghadapi tantangan budak Melayu saat ini dan masa depan.

Bertindak selaku pemimpin sidang, Datin Intsiawati Ayus SH., MH, yang merupakan Dewan Pendiri sekaligus Sekretaris Jenderal Agung RMB-LHMR membuka sesi pertama dengan mendengarkan terlebih dahulu pandangan pendapat dari para panglima (bathin) dan perwakilan anggota yang ada dari seluruh Kecamatan di Pekanbaru.

Menurut Datin Intsiawati, konsolidasi ini diharapkan menjadi awal kebangkitan organisasi Laskar terbesar yang sempat berjaya dan disegani di Riau pada era awal reformasi dibawah kepemimpinan sang Ayah, Baginda Panglima Agung Alm. Datuk H.Asman Yunus.

"Pertemuan ini untuk membedah kekuatan DPW Kota Pekanbaru, sebagai DPW yang menjadi tolok ukur DPw-DPW lainnya," ujar Datin Intsiawati yang kini menjabat Senator RI (Anggota DPD/MPR RI) dapil Riau.

Rumpun Melayu Bersatu yang digagas pada tanggal 17 Juli 2000 lahir sebagai perkembangan dari Kongres Rakyat Riau II, yang menghasilkan Opsi Riau Merdeka dengan Prof. Tabrani Rab sebagai Presidennya. Sebagai reaksi spontan atas perlunya kehadiran seorang Panglima maka ditunjuklah H. Asman Yunus, SH. oleh para Tokoh Riau sebagai Panglima Riau Merdeka.

Terinspirasi dari pemikiran bahwa seorang panglima tentu harus memiliki pasukan maka digagaslah untuk membentuk sebuah laskar. Cendekiawan Melayu Dr. Yusmar Yusuf lantas mencetuskan istilah Hulubalang yang diaminkan oleh seorang tokoh sepuh Riau, Mujtahid Thalib.
 
Laskar Hulubalang didirikan di Pantai Raja, pada tanggal 2 Mei 2001 yang kemudian  diikuti pendiriannya di seluruh Kabupaten/Kota di Riau lainnya hingga memiliki jumlah anggota mencapai 125.000 orang pada tahun 2004.

RMB kemudian  melebarkan sayap dengan mendirikan sayap-sayap organisasi seperti Koperasi Rumpun Melayu Bersatu (KOPEREMBE), Surat kabar mingguan 'Suara Hulubalang', Lembaga Dakwah Rumpun Melayu Bersatu, Laskar Mahasiswa Melayu Riau, Perguruan Silat, hingga Serikat Pekerja Melayu.

"Semoga ini menjadi momen kebangkitan kedua RMB. Semua kekuatan pendukung juga kembali kita hidupkan. Saya tegaskan kembali, usai konsolidasi tingkat Kota Pekanbaru, kita akan lakukan di 10 Kabupaten dan 1 Kota lagi di Riau dan propinsi lainnya," tegas Datin Intsiawati Ayus.

"Mari semua berbesar hati bagaimana memajukan RMB-LHMR kedepan," ucap Datuk Bukhari Mahmud tokoh RMB-LHMR dari Kecamatan Pkanbaru Kota.

RMB-LHMR kini telah memiliki sebanyak 19 Dewan Pimpinan Wilayah (Kabupaten/Kota). 12 diantaranya DPW yang ada di Riau, ditambah 7 DPW dari Kepulauan Riau, serta Sejumlah organisasi Melayu mitra di Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan, hingga Malaysia dan Singapura, yang pernah menyatakan diri untuk siap bergabung dengan RMB.

Dalam konsolidasi tersebut dipilih 29 anggota Formatur yang terdiri dari 4 orang Dewan Pendiri dan Organisasi Sayap serta 24 anggota 12 Kecamatan di Kota Pekanbaru untuk menunjuk Panglima baru DPW Kota Pekanbaru.

Terkait nakhoda di DPW Kota Pekanbaru ini, Datuk Said Zohrin yang kini menjabat Ketua DPC PKB Kota Pekanbaru berharap agar para anggota Laskar berhati-hati dalam memilih panglima, “Jangan gegabah untuk memilih panglima dan jangan ada lagi kegaduhan," tegasnya.

Terkait kontribusi bagi daerah,  Datuk Indrawansyah mengusulkan untuk segera dibentuk laskar-laskar pemadam api.
 
“Belajar dari pengalaman bencana karlahut-kabut asap kemarin kita harus segera menyiapkan laskar-laskar pemadam api. Kedepan kita harus mengukuhkan jati diri kita sebagai anak-anak Melayu. Laskar kedepan juga harus menguasai IT," tambah anggota Laskar yang kini bertugas sebagai Kepala BPBD Provinsi Riau ini.

"Filosofi yang dikembangkan bahwa para hulubalang pengawal Negeri dan pendukung kebijakan Pemerintah, sesuai dengan tata aturan Pemerintahan dan tujuan NKRI serta sesuai dengan adat budaya Melayu. Setiap Kepala Daerah adalah para Baginda yang harus didukung oleh Laskar Hulu Balang.

“Maka saya ajak para Datuk, Pasukan, dan Satgas untuk kembali berhimpun, hubungi kontak hotline 0822 3434 4545 (Fadhil)," tegas Datin Intsiawati.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :