APBD-P di Kuansing Gagal Disahkan, CS dan Honorer Kembali Dirumahkan

APBD-P di Kuansing Gagal Disahkan, CS dan Honorer Kembali Dirumahkan

TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM - Gagalnya pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2019 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berdampak buruk pada ekonomi masyarakat, pasalnnya saat ini angka pengangguran di Kuansing sudah jelas bertambah.

Kenapa tidak, Ada sebanyak 136 orang yang bekerja di lingkungan sekretariat daerah Kabupaten Kuantan Singingi terpaksa dirumahkan, karena gagalnya pengesahan APBD perubahan.

Jika APBD-P gagal, tentu sangat disesalkan. Sebab APBD-P sangat dibutuhkan untuk memformulasikan kembali estimasi belanja dan pendapatan daerah. Perkembangan yang tidak sesuai asumsi diformulasikan kembali dalam APBD Perubahan

Hal itu dibenarkan oleh kepala bagian umum Setda Kuansing, Muradi, M.Si kepada ranahriau.com di ruang kerjanya, Senin (21/10/2019) siang.

"Ya, sebanyak 136 orang terpaksa dirumahkan mulai awal Oktober lalu. Ini disebabkan oleh gagalnya pengesahan APBD perubahan tahun ini," ujar Muradi

Sebab kata Muradi, kemampuan Anggaran untuk gaji CS dan Honorer tersebut hanya mampu sampai bulan September 2019. dan direncanakan akan dianggarkan lagi dalam APBD perubahan 2019.

Diantara 136 orang yang dirumahkan di bagian sekretariat daerah tersebut yaitu, 76 orang yang bekerja sebagai Cleaning Service (CS), dan 60 orang lagi sebagai pegawai honorer.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :