Kunjungan ke pengusaha UKM, Novita: pedagang kaki lima aset ekonomi bangsa

Kunjungan ke pengusaha UKM, Novita: pedagang kaki lima aset ekonomi bangsa

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Novita Anggraini pengusaha Rempeyek asal pekanbaru ini terus giat melakukan Kunjungan UKM ke pedagang kaki lima guna meningkatkan kualitas produk, Senin (14/10/2019).

Novita merupakan penggiat UKM yang tergabung di salah satu organisasi UKMIKM NUSANTARA memiliki program untuk memajukan UKM dengan menjadikan UKM pedagang kaki lima binaan dari UKMIKM NUSANTARA seperti itulah harapan Ibu Candra Manggih Rahayu selaku Ketua Umum UKMIKM NUSANTARA.

Kunjungan ini juga bertujuan sebagai mitra pengembangan usaha mikro di UKMIKM NUSANTARA Provinsi Riau nantinya.

Melihat potensi yang begitu besar UKMIKM NUSANTARA PROVINSI RIAU berusaha mengakomodir dan menjadi pendamping para pelaku usaha UKM untuk merealisasikan apa yang menjadi keinginan para pedagang kaki lima.

"Menurut saya pedagang kaki lima merupakan aset dan pondasi bagi ekonomi bangsa ini. Dibuktikan dari sejarah panjang tentang keberadaan mereka yang cukup kuat dalam menopang ekonomi bangsa saat terjadi resesi pasca reformasi"ujar Novita.

Novita juga mengatakan bahwa Pelaku Usaha UKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) harus memperkuat promosi dan mutu produk lokal. Karena ini penting agar produk yang dihasilkan mempunyai daya saing di tingkat global.

Menurutnya, produktivitas UKM dan PKL bakal memperkuat peran mereka dalam perekonomian nasional. "UKM mempunyai peran yang sangat strategis. Yakni sebagai penggerak ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Untuk mendukung peningkatan produktivitas UKM, UKMIKM NUSANTARA akan memperkuat promosi produk dalam negeri. Caranya dengan memperkenalkan potensi unggulan nusantara.

Selesai kunjungan Novita juga memberikan Rempeyek yang merupakan produk hasil olahannya.

Harapan Novita kepada pedagang kaki lima bisa lebih berinovasi sehingga memiliki  peningkatan dalam pemasarannya. Pedagang kaki lima sangat meniliki potensi yang bagus untuk perekonomian daerah sebenarnya.

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :