Udara Semakin Membahayakan, Pemkab Sijunjung Belum Edarkan Surat Untuk Meliburkan Sekolah

Udara Semakin Membahayakan, Pemkab Sijunjung Belum Edarkan Surat Untuk Meliburkan Sekolah

SINUNJUNG, RANAHRIAU.COM - Lebih dari Satu minggu Kabut Asap menyelimuti Kawasan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung, Akibat kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), hingga saat ini belum ada perhatian Pemkab Sijunjung Sumatera Barat, terhadap peserta didik.

Pasalnya, dengan kondisi udara yang tidak sehat seperti sekarang ini, Sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. "Tidak kurang dari puluhan ribu penduduk yang terancam akan terjangkit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA)," ujar Toro, warga Kamang kepada media ini Kamis (19/9/2019) siang.

"Sampai saat ini belum ada aktivitas sekolah dari PAUD sampai dengan tingkat SLTA sederajat yang ada di daerah ini yang di liburkan secara resmi oleh pemerintah,"ulasnya

Padahal, tambah Toro, Kemendikbud di Malang, lima hari yang lalu telah menyampaikan himbauan bahwa di kawasan terdampak kabut asap sekolah diperbolehkan meliburkan siswanya, tapi jangan korbankan siswa terutama dalam kegiatan belajar mengajar, katanya.

Sementara itu, Kepala SMP 18 Sijunjung, Suwarno mengaku bahwa hingga saat ini Belum ada edaran resmi dari pemerintah Kabupaten Yang memerintahkan sekolah untuk libur.

"Belum ada Surat edaran Pemkab Sijunjung untuk meliburkan sekolah sampai saat ini,"ujar Suwarno

"Diharapkan untuk mengurangi aktivitas diluar rumah karena asap semakin pekat, dengan jarak pandang sekitar kurang lebih 200 meter bagi pengendara berhati hati di jalan gunakan masker dan hidupkan lampu untuk menghindari kecelakaan,"tambahannya

"Semua teman teman kami mulai merasa sakit pada saluran pernapasan Akibat udara yang sudah semakin tidak sehat karena dampak kabut asap, sehingga sangat menggangu aktivitas belajar di sekolah," cetus Umy Febrianti salah seorang murid SMKN 4 Sijunjung

Editor : Eki Maidedi
Sumber : Miftachul
Komentar Via Facebook :