Dr. Elviriadi : Terjepit, Syamsuar Harus Galang Konsolidasi Sipil

Dr. Elviriadi : Terjepit, Syamsuar Harus Galang Konsolidasi Sipil

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Aksi massa yang terus bergulir di Riau memprotes asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Propinsi Riau. Berbagai elemen mulai BEM Universitas, BEM Fakultas, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Walhi dan kelompok masyarakat mendatangi kantor Gubernur Riau di Jalan Sudirman Pekanbaru.

Mengamati fenomena itu, Pakar Lingkungan Nasional DR.Elviriadi melalui pesan Whatsaaps Massenger menyampaikan pesan pada RanahRiau.com, Pria yang akrab disapa Bung Elv itu menerangkan, gerakan massa yang menuntut penyelesaian asap sebagai hal yang wajar.
"Biasa ajalah, wajar kalau rakyat gelisah lalu mengadu pada pemimpinnya, jadi jangan baper-lah," ungkapnya.

Peneliti gambut yang sudah keliling dunia itu menambahkan, kebakaran gambut tahun 2019 cukup serius.  Pola kebakaran merata dibawah kedalaman -3 meter, jadi partikel yang lepas jauh lebih berbahaya," katanya.   

Ketua Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah Riau itu menambahkan, karena efek negatif asap sangat riskan, massa aksi protes bisa makin membesar.

"Gerakan aksi massa jalanan saya fikir semakin massif ke depan, publik cemas lantaran tersandera ancaman kabut asap yang makin menggila," katanya. 
Untuk itu, Kepala Departemen Perubahan Iklim Majelis Nasional KAHMI itu menyarankan kepada Gubernur Syamsuar agar akomodatif.

" Saya kira pak Syamsuar bijak, dia harus pandai pandai bermain ombak. Galang aja konsolidasi seluruh elemen masyarakat Riau yang resah,"  Atur aja Panggung Terbuka Gubernur dan Rakyat Darurat Asap. Lalu cari win win solution," kata aktivis 98 itu.

Persoalan kabut asap ini, kata Elv, tidak sesederhana yang tampak. Posisi Pak Syam-Edi bisa terjepit. Antara demonstrasi yang massif dengan tembok besi diatasnya. Karhutla bin asap ini tidak sesederhana memadamkan bara gambut, salah salah Riau bisa colaps," pungkas tokoh muda Meranti yang istiqamah gundul kepala demi hutan Riau.

Editor : Hafiz
Komentar Via Facebook :