Meski Kemarau, PDAM Bengkalis Tetap Optimal Berikan Pelayanan
Defri Chaniago, Humas PDAM Tirta Terubuk Bengkalis
Beberapa bulan terakhir ini Waduk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis telah terjadi kekeringan air pada Waduk Wonosari, hal itu berdampak pada optimalisasi pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis.
Kendati demikian, pihak PDAM terus berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Bengkalis.
BENGKALIS, RANAHRIAU.COM - Direktur PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis Juprizal, SE, melalui Humas PDAM Tirta Terubuk Bengkalis, Defri Caniago mengatakan, kondisi Waduk saat ini sangat berpengaruh kepada distribusi terhadap pelanggan. sementara Pemkab Bengkalis telah melakukan normalisasi terhadap Waduk, dengan melakukan membuka tali-tali air, tetapi tidak maksimal.
"Solusi PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis menjalinkan komunikasi dengan PT Meskom. Sebelumnya PT Meskom hanya memberikan kita selang untuk pengambilan air di Kanal nya. setelah itu dari pihak PT Meskom mengizinkan untuk melakukan pembobolan dan membongkar pembatas air." ucapnya ke ranahriau.com, Jumat (23/8/19) di ruangan kerjanya.

Lanjutnya lagi, dari pembobolan dan pembongkaran pembatas air itu langsung di suplai ke Waduk PDAM yang terletak di Wonosari, karena itu cara yang efektif dan mendasar untuk dilakukan.
Waduk PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis ini, Kata dia, bukanlah dari sumber mata air, melainkan air tadah atau penampungan air.
"Dalam kemarau panjang kondisi air ini semakin menyusut, karena air tersebut di distribusikan ke pelanggan (Customer) maupun kemasyarakat. Setiap harinya dari pihak PDAM terus melakukan gotong royong, membersihkan dan pengecekan pipa air minum. Agar air baku dari PT Meskom tersebut berjalan lancar ke Waduk PDAM." sebut Defri.

Defri menjelaskan, antisipasi efektif yang telah dilakukan sekarang ini adalah mendistribusikan air PT Meskom dan menyalurkan ke PDAM.
Secara normal, Sambung dia, saat ini Instalasi Air Minum (IPA) ada 2 yang beroperasi yaitu, IPA A dan IPA B, yang mana IPA A berkapasitas 20 liter/detik dan IPA B berkapasitas 30 liter/detik.
"Yang saat ini beroperasi hanya 30 liter/detik dan ini sangat menghambat jalannya air yang radiusnya cukup jauh, seperti di daerah Kelapapati dan Sungai Alam, tetapi terhadap pelanggan yang radiusnya masih terjangkau air PDAM nya masih tetap berjalan," jelasnya.

Diakhir, Dirinya menyebut, pimpinan PDAM, dan beserta jajaran karyawan PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis menyampaikan permintaan maaf terhadap layanan PDAM saat ini. Dan selalu terbuka terhadap masyarakat dan semua pihak yang berlangganan di PDAM Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis." Pungkasnya.


Komentar Via Facebook :