Program Kukerta Mahasiswa UNRI
Ajarkan para pelajar untuk menjaga lingkungan
TERATAK BULUH, RANAHRIAU.COM- Permasalahan lingkungan dan konflik satwa liar yang semakin marak terjadi menjadi alasan Tim KUKERTA UNRI di Desa Lubuk Siam dan Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, bekerjasama dengan Komunitas Tiger Heart Riau, Earth Hour Pekanbaru, serta River Ambassador untuk mengunjungi SMPN 5 Siak Hulu, Sabtu (03/08/2019).
Melalui kunjungan ini, Tim KUKERTA bersama seluruh komunitas mengedukasi para siswa seputar lingkungan, agenda ini diawali dengan pengenalan komunitas yang bergerak dibidang lingkungan tersebut, dan mengingatkan betapa pentingnya sungai Kampar yang mengalir di sepanjang kawasan Desa Lubuk Siam - Desa Teratak Buluh.
Selain mengadakan lomba puisi yang bertemakan harimau dan habitat nya, para pelajar juga diajak menonton tayangan-tayangan tentang pelestarian alam, mengingatkan betapa pentingnya membawa botol minum ke sekolah dan mengurangi pemakaian plastik dalam berkegiatan. Bertepatan dengan peringatan Global Tiger Day beberapa waktu lalu, Tim KUKERTA UNRI dan Tiger Heart Riau juga mengajak siswa/i mengenal spesies kunci yang mulai terancam punah di alam, Harimau Sumatra.
Koordinator Tiger Heart Riau, Muhammad Irfan Fahrizal mengatakan kegiatan ini bisa menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk peduli terhadap kelestarian alam, "harapannya semoga setelah acara ini terlaksana, adik-adik bisa tau betul mengapa harimau sumatera itu harus di lindungi, yang paling penting kita sebagai mahluk ciptaan Allah harus saling menyayangi dan mengasihi supaya harmonisasi kehidupan tetap terjaga dengan baik. Ini aksi kita untuk harimau Indonesia", ujarnya.
Ega Gustinawati dari komunitas River Ambassador juga mengungkapkan pentingnya menjaga sunga dan kebersihannya, "Sungai adalah milik kita semua, ayo jaga sungai untuk anak cucu kita, masyarakat Desa Lubuk Siam dan Teratak Buluh yang hidup berdampingan dengan sungai Kampar serta banyak melakukan aktivitas di sungai harus turut serta dalam upaya menjaga sungai kita, karena sungai milik kita semua", tegasnya.
Tim Kukerta Unri juga berharap dengan adanya kegiatan ini para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, sungai dan alam sekitar serta turut berkontribusi menjaga bumi untuk generasi mendatang, sehingga menciptakan desa yang bersih, sehat dan terjaga alamnya. Tidak hanya mengedukasi, para pelajar juga diberikan botol minum sebagai salah satu upaya dan langkah kecil dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi pemakaian plastik pada air minum kemasan, kegiatan edukasi diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba puisi.


Komentar Via Facebook :