Pajang Buku DN Aidit di Lapak baca gratis

Dua pegiat literasi diamankan polisi

Dua pegiat literasi diamankan polisi

PROBOLINGGO, RANAHRIAU.COM- Polisi menangkap dua pegiat literasi yang menggelar lapak baca gratis di alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (27/7/2019). Kedua pemuda tersebut ditangkap karena diduga memajang buku-buku DN Aidit, tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Polisi beralasan, keduanya ditangkap karena memajang buku yang dilarang beredar di Indonesia.

"Keempat eksemplar buku yang dinilai pro komunis itu diamankan. Selain buku, kedua penggiat literasi juga diamankan ke Mapolsek Kraksaan," kata Kapolsek Kraksaan Kompol Joko Yuwono Minggu (28/7/2019).

Menurut Yuwono, buku-buku DN Aidit yang digelar pada lapak gratis itu antara lain berjudul Dua Wajah Dipa Nusantara, Menempuh Djalan Rakjat, DN Aidit Sebuah Biografi Ringkas, dan buku Sukarno, Marxisme & Leninisme karya Peter Kasenda. Dua orang yang ditangkap adalah anggota dari Komunitas Vespa Literasi, MB (24) warga Desa Jati Urip, Kecamatan Krejengan; dan Saiful Anwar (25) warga Desa Bago, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

“Buku-buku itu saat ini sudah dilarang di Indonesia, buku-buku kami amankan. Kedua pegiat dilepaskan setelah diperiksa secara intensif. Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui asal buku," ujar Yuwono.

Yuwono mengatakan, Komunitas Vespa Literasi diketuai oleh Abdul Haq, mahasiswa asal Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Komunitas tersebut membuka lapak baca buku gratis yang digelar di sekitar alun-alun Kraksaan setiap Sabtu malam.

Editor : Abdul
Sumber : Kompas
Komentar Via Facebook :