Manfaatkan RTH sebagai tempat Edukasi
Ngobrol Asyik ala FTBM Riau
PEKANBARU, RANARIAU.COM- Forum Tamaan Baca Masyarakat (FTBM) Provinsi Riau gelar agenda Ngobrol Asyik (Ngobras) bersama Nugroho Notosusanto, S.IP di Taman Kaca Mayang Pekanbaru, Ahad (28/07/2019).
Dalam Agenda tersebut sejumlah peserta yag terdiri dari pelajar, Mahasiswa dan kalangan umum dari berbagai latar belakang dan komunitas Taman baca masyarakat, terlihat fokus mendengarkan pemaparan dari pemateri, agenda ngobras kali ini membahas tentang " membangun kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi Pemilu)".
Dalam pemaparannya, Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto menuturkan, melalui proses tatap muka secara langsung seperti diskusi akan membuat KPU mengerti keluhan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu.
Selain itu, KPU dapat dengan mudah mensosialisasikan hal-hal apa saja yang tidak benar dan proses penyelenggaraan pemilu yang mungkin tidak diketahui oleh masyarakat.
"Diskusi ini sangat bagus terlebih nantinya melalui obrolan seperti ini menjadi dialog dan hubungan yang baik antara warga dan penyelenggara pemilu", ujarnya.
Nugroho menilai, antusias dari masyarakat cukup tinggi, hal ini terlihat dari pertanyaan yang dilontarkan terkait apakah demokrasi masih relevan, plus minusnya demokrasi, kritik pemilu 2019, dan proposal perbaikan pemilu untuk kedepan.
Ketua FTBM, Sutriono yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menuturkan bahwa agenda ngobras ini merupakan salahsatu cara untuk menghidupkan dan mengedukasi masyarakat dengan memanfaatkan RTH sebagai tempat edukasi.
"Kita ingin memberi perhatian agar pemanfaatan RTH lebih besar lagi, tidak hanya tempat bersantai dan ngobrol, namun menjadikan ruang terbuka sebagai referensi lokasi untuk edukasi. Salah satunya yaitu mengadakan diskusi kecil dengan mendatangkan narasumber yabg berkompeten", ujarnya.
Sutriono juga menyampaikan agenda ini juga berlandaskan dari pegiat literasi yang terdiri dari beberapa komunitas diantaranya Bait Pekanbaru, Pustaka Rakyat Bergerak, Perpustakaan jalanan, Rumah Baca Naysiah, dan Pustaka Oemar Bakhri.
Sutriono mengharapkan pemerintah lebih fokus menyediakan ruang terbuka khususnya untuk tempat edukasi bagi masyarakat.


Komentar Via Facebook :