# ASQA IMAGINATION SCHOOL
-
Puisi tentang Identitas: Gulo Tareh: Manis yang Membakar, karya Gadih Piliang
Gulo Tareh: Manis yang Membakar Oleh: Gadih Piliang Lahir dari rahim waktu, bawa doa, sulam -
Puisi tentang Puisi: Sebelum Menjadi Kata, karya Setiabasa
Sebelum Menjadi Kata Oleh: Setiabasa ada sesuatu yang berdesakan di -
Puisi tentang Waktu: Di Antara Jarum Waktu yang Berarti, karya Sekar Hartono
Di Antara Jarum Waktu yang Berlari Oleh: Sekar Hartono Pagi selalu datang membawa suara yang -
Puisi tentang Kenangan: Pelukan Terakhir, karya Tri Rahmawati
Pelukan Terakhir Oleh: Tri Rahmawati Kamis, bulan September, tiga puluh tahun yang -
Puisi tentang Pengkhiatan: Pomegranate Spanyol, karya Loym R. Sitanggang
Pomegranate Spanyol Oleh: Loym R. Sitanggang Putri mekar, dalam zaman -
Puisi tentang Diri Sendiri: Pujakusuma, karya Senandung Kusuma
PUJAKUSUMA Oleh: Senandung Kusuma Tapis Berseri, fajar membuka tirainya, langit menenun doa -
Puisi tentang Tempat: Di Bawah Awan Hitam, karya Dian Riasari
Di Bawah Awan Hitam Oleh: Dian Riasari Bertanda 14, bayang hitam kematian -
Puisi tentang Akasia: Asa Sepanjang Masa, karya Iin Oyon
Asa Sepanjang Masa Oleh: Iin Oyon Selalu bersamamu dalam diam adalah mimpi wahai -
Puisi tentang Kesedihan: Tatih Langkah, Karya Dhimas Pangeswara
Tatih Langkah Oleh: Dhimas Pangeswara 1998/ kusimak ucapan dan berbagai -
Puisi berjudul Thaghut, karya Densykes
Thaghut Oleh: Densykes aku al-harits; khalifa di jiwa-jiwa yang farigh tidak ada satu selain
1






.jpeg)




