-
Puisi tentang Kenangan: Ulukutek Oncom dan Jelaga Masa Lalu, karya Layung Kuning
Ulukutek Oncom dan Jelaga Masa Lalu Oleh: Layung Kuning Kutatap jelaga teringat -
Puisi tentang Momen Spesial: Tempe Mendoan, karya Ikasari Mayar
Tempe Mendoan Oleh: Ikasari Mayar Hiruk pikuk lalu lalang penumpang Gema loceng tak -
Puisi tentang Karakter Buruk: Buaya Darat, karya Sudiarti Arti
BUAYA DARAT Oleh: Sudiarti Arti Senja yang muram, saga berlindung tiada cabak -
Puisi tentang Diri Sendiri: Tentangmu, karya Haris Pratama
Tentangmu Oleh: Haris Pratama Lahir menghias bentala Menyulam dalam keindahan Diri -
Puisi tentang Perasaan: Keren Seratus Persen, karya wdTh
Keren 💯% Oleh: wdTh sepertiga malam endorfin, serotonin dan dopamin mengucur dari -
Puisi tentang Ibu: Telaga Cinta Ibu, karya Halimatus Sadiah
Telaga Cinta Ibu Oleh: Halimatus Sa'diah Belasan tahun -
Puisi tentang Kenangan: Mendambamu, karya Ikasari Mayar
Mendambamu Oleh: Ikasari Mayar Jingga memulas langit, di ujungnya camar-camar menukik -
Puisi tentang Kebijaksanaan: Cerdik Kancil, karya Rosemawardah
Cerdik Kancil Oleh: Rosemawardah Di antara komunitas pencari tuah memerah Terusik -
Puisi tentang Luka: Hari Perayaan Luka, karya Ilham Nuryadi Akbar
Hari Perayaan Luka Oleh: Ilham Nuryadi Akbar Kasam di dadamu adalah lebah -
Puisi tentang Hakikat: Kebenaran, karya Asri Dyah S
Kebenaran Oleh: Asri Dyah S Bukan suara paling lantang Namun bisik yang tak goyah di
















