-
Puisi tentang Kenangan: Renjana Asa di Sungai Ingatan, karya Loym R. Sitanggang
Renjana Asa di Sungai Ingatan Oleh: Loym R. Sitanggang kunamai dia kenang tak -
Puisi tentang Ayah: Seblang Simplex, karya Ike Novita Indraswari
Seblang Simplex : Bapak Sukani Oleh: Ike Novita Indraswari 1/ Bapak selalu -
Puisi tentang Menu: Nasi hangat di Piring harian, karya Dyah Susilowati
Nasi Hangat di Piring Harian Oleh: Dyah Susilowati Setiap pagi, nasi hangat -
Puisi tentang Cinta: Sinar Mentari, karya Ibune Daniel
Sinar Mentari Oleh: Ibune Daniel Setiap saat mentari terbit di ufuk -
Puisi tentang Jiwa: Rahasia Suci Pada Waktunya, karya Esti Rusia
Rahasia Suci Pada Waktunya Oleh: Esti Rusia terlipat rapat di sudut gua tipis kulit -
Puisi tentang Ibu: Senja Kita Berbagi Rahasia, karya Tri Suci Handa Yani
Senja Kita Berbagi Rahasia Oleh: Tri Suci Handa Yani Di bawah langit yang menua -
Puisi tentang Ibu: Lorong Suara, karya Joyce Arifin
Lorong Suara Oleh: Joyce Arifin suara itu datang seperti hujan deras angin -
Puisi tentang Ibu: Ibu dalam Setiap Langkah, karya An Nuna
Ibu dalam Setiap Langkahku Oleh: An Nuna Detik jadi menit, Menit jadi jam, Jam -
Puisi tentang Kenangan: Masa Kecilku, karya Afrilia Ningtyas
Masa Kecilku Oleh: Afrilia Ningtyas Di halaman rumah yang kecil, langkah kaki gemetar -
Puisi tentang Ayah: Aku Kuat Ayah, karya Varira Candra Dewi
Aku Kuat Ayah Oleh: Varira Candra Dewi Di saat langkahku mulai melemah dan






.jpeg)



.jpg)

.jpeg)
.jpeg)


