-
Puisi tentang Cinta: Selaksa Makna Cinta, karya Halimatus Sadiah
Selaksa Makna Cinta Oleh: Halimatus Sa'diah Kau mainkan untukku sebuah lagu -
Puisi tentang Luka: Anak Luka Susu, karya Fatimah Fha
Anak Luka Susu Oleh: Fatimah Fha Di dada malam yang belum sembuh, seorang anak -
Puisi tentang Perlawanan: Ikrar Jebat di Gambut Rupat, karya Elviriadi
Ikrar Jebat di Gambut Rupat Oleh : Elviriadi Seekor Camar Mengitari -
Puisi tentang Usia: Hingga Tak Terbatas, karya St. Alifatul Luthfiyah
Hingga Tak Terbatas untuk Muhammad Asqalani eNeSTe Oleh: St. Alifatul -
Puisi tentang Puisi: Tarian Jari Melarik, karya Esti Rusia
Tarian Jari Melarik Oleh: Esti Rusia di tubuh yang terpasung imajinasi melalang -
Puisi tentang Kenangan: Ulukutek Oncom dan Jelaga Masa Lalu, karya Layung Kuning
Ulukutek Oncom dan Jelaga Masa Lalu Oleh: Layung Kuning Kutatap jelaga teringat -
Puisi tentang Momen Spesial: Tempe Mendoan, karya Ikasari Mayar
Tempe Mendoan Oleh: Ikasari Mayar Hiruk pikuk lalu lalang penumpang Gema loceng tak -
Puisi tentang Karakter Buruk: Buaya Darat, karya Sudiarti Arti
BUAYA DARAT Oleh: Sudiarti Arti Senja yang muram, saga berlindung tiada cabak -
Puisi tentang Diri Sendiri: Tentangmu, karya Haris Pratama
Tentangmu Oleh: Haris Pratama Lahir menghias bentala Menyulam dalam keindahan Diri -
Puisi tentang Perasaan: Keren Seratus Persen, karya wdTh
Keren 💯% Oleh: wdTh sepertiga malam endorfin, serotonin dan dopamin mengucur dari
















