-
Puisi tentang Suasana: Cengkerama Pagi, karya Hajriah RE
Cengkerama Pagi Oleh: Hajriah RE Mulai pukul empat pagi, riuh suara pecah -
Puisi tentang Tembok: Yang Tidak Tercatat dalam Sejarah, karya Setiabasa
Yang Tidak Tercatat Dalam Sejarah Oleh: Setiabasa Di utara -
Puisi tentang Refleksi: Kau Tak Asing, karya Syalmiah
Kau Tak Asing Oleh: Syalmiah bila kau kembali pada waktu ini padaku hatimu, -
Puisi tentang Tahta: Sanalun di Muha Galuh, karya Rubaida eRose
Sanalun di Muha Galuh Oleh: Rubaida eRose Sari waktu sembunyi dalam kendi -
Puisi tentang Waktu: Pukul 06 Kembali 06, karya eRose
Pukul 06 Kembali 06 Oleh: eRose Kulewati tanpa kata bosan mencium bibir waktu tepat -
Puisi tentang Pengakuan: Gelisah di Ujung Subuh, karya Vitriah B. Laga
GELISAH DI UJUNG SUBUH Oleh: Vitriah B. Laga Di dada insan, iman adalah -
Puisi tentang Kenangan: Cipta Bahagia, karya Hajriah RE
Cipta Bahagia Oleh: Hajriah RE Jalan itu masih sama seperti dulu Saat kaki -
Puisi tentang Kematian: Takut Mati, karya Jusmaniar Dly
Takut Mati Oleh: Jusmaniar Dly Aku takut mati mati adalah puncak -
Puisi tentang Rindu: Suket Ing Ngarepe Wengi, karya Eny Kusumawati
Suket Ing Ngarepe Wengi Oleh: Eny Kusumawati Di hadapan malam sunyi, angin -
Kisah tentang Sekolah: Jejak di Kaki Bukit Ile Boleng, Karya Vitriah B. Laga
JEJAK DI KAKI BUKIT ILE BOLENG Oleh: Vitriah B. Laga Di Witihama yang berselimut
















