-
Puisi tentang Rindu: Bukan Tempat Pulang, karya Novita Arief
Bukan Tempat Pulang Oleh: Novita Arief Sejak kau diam-diam pergi Sunyi itu semakin -
Puisi tentang Karhutla: Kalimantan, Maafkan Kami, karya Sekar Hartono
Kalimantan, Maafkan Kami Oleh: Sekar Hartono Dahulu, hijau memeluk langit, sungai -
Puisi tentang Makanan: Makan Perlahan, karya Cut Hani Bustanova
Makan Perlahan Oleh: Cut Hani Bustanova Sebelum mencari makan, kita harus sadar, kita -
Puisi tentang Identitas: Malam Korban dan Gado-gado Betawi, karya Cut Hani Bustanova
Malam Korban dan Gado-gado Betawi Oleh: Cut Hani Bustanova I Dosa -
Puisi tentang Identitas: Gulo Tareh: Manis yang Membakar, karya Gadih Piliang
Gulo Tareh: Manis yang Membakar Oleh: Gadih Piliang Lahir dari rahim waktu, bawa -
Puisi tentang Perasaan: Bait di Atas Mega, karya Diny Nirmala Biru
Bait di Atas Mega Oleh: Diny Nirmala Biru Lengkung biru -
Puisi tentang Puisi: Tempat Sunyi Bersuara, karya Joyce Arifin
Tempat Sunyi Bersuara Oleh: Joyce Arifin bagiku, puisi adalah -
Puisi tentang Batik: Rapalan Jejak Magis, karya Naranjani
Rapalan Jejak Magis Oleh: Naranjani Canting itu berlabuh mengitari motif, Tuai -
Puisi tentang Puisi: Sebelum Menjadi Kata, karya Setiabasa
Sebelum Menjadi Kata Oleh: Setiabasa ada sesuatu yang berdesakan -
Puisi tentang Waktu: Di Antara Jarum Waktu yang Berarti, karya Sekar Hartono
Di Antara Jarum Waktu yang Berlari Oleh: Sekar Hartono Pagi selalu datang membawa
















